in Berita Pasar by heri
Analis melihat pergerakan yuan kini tidak sejalan dengan apa yang dipatok People’s Bank of China dalam kebijakan moneter yang mereka tetapkan. “Ada bias dalam pergerakan yuan saat ini. Padahal sebelumnya PBOC menyampaikan ingin menjaga level yuan tetap berada di level rendah,” kata Qibing Zhu, Chief China Analyst Founder Securities, seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis.

Pasalnya, saat USD melemah signifikan beberapa waktu lalu, PBOC tidak melakukan perubahan atau penetapan fixing rate yuan yang lebih rendah. Padahal saat USD merosot tajam, yuan melesat tinggi. Ini jelas bertentangan dengan apa yang diharapkan oleh pelaku pasar.

Kini, saat USD menguat, PBOC malah menurunkan nilai tukar yuan terlampau rendah atau jauh di bawah harapan pasar. “Keadaan tingginya kredit dan perbaikan data ekonomi China akan membuat ruang PBOC untuk melonggarkan kebijakan moneter kian sempit. Terutama apabila kekuatan USD tidak seperti tahun lalu,” tambah Zhu. Seperti yang dilaporkan, PBOC menetapkan tingkat nilai tukar yuan 0,35% lebih rendah atau di level 6,4803 pada perdagangan hari ini.