in Berita Pasar by heri
Kenaikan harga minyak kian signifikan, di perdagangan hari ini. Bahkan harga minyak WTI menyentuh level tertingginya dalam lima bulan terakhir. BErdasarkan data Bloomberg, Kamis siang, harga minyak WTI kontrak pengiriman Juni 2016 di New York Merchantile Exchange melesat 0,43% ke level $ 44,37 per barel dibanding hari sebelumnya.

Sentimen terbaru yang mengangkat harga minyak WTI datang dari laporan Energy Information Administration (EIA) AS yang mencatatkan penurunan produksi turun. Kemerosotan produksi minyak AS menyentuh level terendahnya sejak Oktober 2014 lalu. Produksi minyak mentah AS per 15 April 2016 lalu turun menjadi 8,95 juta barel per hari. Sementara itu, cadangan minyak sepekan naik 2,08 juta barel menjadi 538,6 juta barel. Meski masih mencapai level tertingginya sejak 1930 silam, namun kenaikan pekan ini masih lebih rendah dibanding prediksi pasar yang bisa menyentuh 3 juta barel.

Tidak hanya itu, stok minyak di Cushing, Oklahoma, pelabuhan pengiriman minyak terbesar AS menukik 248.000 barel. “Data produksi AS cukup positif bagi pergerakan harga. Untuk itu level US$ 40 per barel nampaknya bisa dijaga dalam satu atau dua pekan mendatang,” prediksi Angus Nicholson, Analyst IG Ltd.