in Berita Pasar by yeremia
Dolar AS melemah terhadap Yen di sesi perdagangan Asia Senin (04/04) hari ini dengan para investor yang mengekspektasikan bahwa Federal Reserve AS akan mempertahankan sikap hati-hatinya dalam menaikkan tingkat suku bunga acuan.

USD/JPY menurun 0.28 persen ke level rendah 111.38, terendah sejak tanggal 21 Maret lalu. Dalam sesi perdagangan sebelumnya, USD/JPY masih berda di kisaran 111.72. Sedangkan EUR/JPY juga melemah 0.33 persen ke angka 126.85.

Dolar AS masih menunjukkan lanjutan pelemahan terhadap mata uang Jepang yang tidak banyak bereaksi, bahkan meskipun data ketenagakerjaan AS dan ISM Manufaktur untuk bulan Maret dilaporkan membaik pada hari Jumat lalu.

Para analis dan pemain pasar di Tokyo mengatakan, momentum menurun Dolar AS terpicu oleh pertaruhan para investor terhadap kewaspadaan The Fed dalam menaikkan tingkat suku bunga bulan ini, setelah dovishnya pidato Ketua bank sentral AS tersebut pekan lalu, yang menambah kuat asumsi bahwa pihak mereka tak begitu berminat dalam menaikkan tingkat suku bunga pada bulan April ini.

Rendahnya harga minyak dan turunnya harga saham lagi di bursa Tokyo hari ini melukai sentimen pasar, mereka pun mencari aset safe-haven semacam yen, sehingga permintaan terhadap mata uang Jepang tersebut itupun meningkat. Saham Nikkei mengalami penurunan 0.46 persen hingga siang ini.

Yellen pada pekan lalu mengutarakan pidatonya tentang risiko yang dihadapi oleh perekonomian AS dari perlambatan global, sehingga laju kenaikan suku bunga pun harus disesuaikan.

sf_140223_TM1459753179_yenyeyeaghfoa USD/JPY Terus Menukik, Asumsi Pasar Atas Dovishnya The Fed