[sdf_hero id=”sdf-row-1″ last=”yes”][sdf_col id=”sdf-col-1″ width=”1/1″][sdf_text_block id=”sdf-element-0″ module_width=”1/1″ top_margin=”” bottom_margin=”” text_alignment=”left” font_family=”” font_size=”” text_color=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””]USD/JPY bergerak bearish pada kisaran 110.12 dan diperkirakan akan terus melanjutkan pergerakan bearish sampai dengan break key-support target pada kisaran 105.53.

Jepang menghadapi peningkatan tekanan untuk menghindari penguatan lanjutan Yen karena Washington memperingatkan bahwa intervensi mata uang tidak akan membantu meningkatkan pertumbuhan global.

Para investor sedang mengamati dengan seksama apakah para menteri pada pertemuan G7 akan membahas volatilitas USD/JPY. Ada spekulasi berkembang di pasar bahwa Yen akan kembali naik jika pembicaraan tentang intervensi dilakukan antara Amerika Serikat dan Jepang. Sementara itu, Menteri Keuangan Taro Aso sudah berulang kali memperingatkan pekan lalu bahwa pemerintah dapat melakukan intervensi di pasar valuta asing.[/sdf_text_block][sdf_image id=”sdf-element-1″ module_width=”1/1″ title=”” alt_text=”” image=”http://www.seputarforex.com/sfmateri/sf_065219_265057_1.png” top_margin=”” bottom_margin=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” image_alignment=”left” image_size=”sdf-image-md-12″ image_shape=”square” lightbox=”no” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””][/sdf_image][/sdf_col][/sdf_hero]