ilustrasi-emas-Antam-JIBI.Liputan6 Turun, Harga Emas Antam Kini di Posisi Rp 565.000/Gram
Laju harga emas batangan atau Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp 2.000/gram. Sementara harga buyback turun Rp 1.000/gram. Berdasarkan situs perdagangan Logam Mulia Antam, Selasa (23/3), harga emas batangan pecahan 1 gram, hari ini dibuka turun Rp 2.000/gram menjadi Rp 565.000/gram, dibandingkan posisi kemarin di Rp 567.000/gram.

Sementara, harga pembelian kembali alias buyback oleh emiten berkode ANTM turun Rp 1.000/gram menjadi Rp 517.000/gram, dari posisi kemarin di Rp 518.000/gram. Sedangkan harga emas Antam pagi ini, antara lain: 500 gram Rp 262.800.000, 250 gram Rp 131.500.000, 100 gram Rp 52.650.000, 50 gram Rp 26.350.000, 25 gram Rp 13.200.000, 10 gram Rp 5.310.000, 5 gram Rp 2.680.00, dan 1 gram Rp 565.000.

Tercatat, harga Emas turun pada akhir perdagangan hari Senin untuk hari ketiga, terganjal penguatan dollar AS setelah komentar hawkish dari pejabat Federal Reserve AS terbaru untuk mempercepat kenaikan suku bunga AS. Dolar AS naik 0,3 persen terhadap sekeranjang mata uang, setelah dua pejabat bank sentral, Presiden Fed San Francisco John Williams dan Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart, mengangkat kemungkinan kenaikan suku bunga sesegera mungkin pada bulan April.

Harga emas spot turun 0,82 persen pada USD 1,244.50 per ons, sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman April turun USD 10,10 per ons pada USD 1,244.20, dan terakhir diperdagangkan turun USD 9,70 pada USD 1,244.60. Logam mulia ini telah meningkat hampir 17 persen tahun ini dengan memudarnya harapan untuk kenaikan suku bunga.

Beberapa ekonom khawatir bahwa suku bunga yang sangat rendah di seluruh dunia akhirnya akan memicu tekanan inflasi. Emas telah mendapatkan manfaat dari tarif rendah, yang memotong biaya kesempatan memegang aset non-unggul seperti emas. Kepemilikan emas yang didukung bursa ETF, yang menerbitkan sekuritas yang didukung oleh logam fisik, terus meningkat.

Saham Emas yang terdaftar di New York, melaporkan inflow 11,9 ton pada hari Jumat, sehingga total inflow untuk tahun ini untuk 176,6 ton, naik dari 40,8 ton pada periode yang sama tahun lalu. Harga Perak berjangka naik 0,28 persen pada USD 15,85 per ons, sementara platinum berjangka naik 1,3 persen pada USD 982,90 per ons dan paladium berjangka naik 2,2 persen pada USD 603,05 per ons.

Malam nanti akan dirilis data ekonomi Markit Manufacturing PMI Flash Maret dan Housing Price Index Januari yang diindikasikan meningkat dari hasil sebelumnya. Jika hasil ini terealisir akan berpotensi menguatkan dollar AS. Diperkirakan harga emas pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah dengan potensi penguatan dollar AS. Harga emas diperkirakan akan menembus level Support USD 1,242.50 – USD 1,240.50, dan jika harga naik akan menembus level Resistance USD 1,246.50 – USD 1,248.50.