[sdf_hero id=”sdf-row-1″ last=”yes”][sdf_col id=”sdf-col-1″ width=”1/1″][sdf_text_block id=”sdf-element-0″ module_width=”1/1″ top_margin=”” bottom_margin=”” max_width=”” text_alignment=”left” font_family=”” font_size=”” text_color=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””]Latar belakang
Data Non Farm Payrolls (NFP) dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS, mengukur perubahan jumlah tenaga kerja diluar sektor pertanian selama periode sebulan. Data ini merupakan indikator awal bagi pengeluaran konsumen dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Sebagai salah satu bahan pertimbangan penting bagi FOMC dalam menentukan tingkat suku bunga acuan pada meeting-nya tanggal 15-16 Juni mendatang, rilis data NFP bulan ini akan menjadi fokus perhatian pasar. Data NFP biasanya berdampak tinggi pada USD, indeks Dow Jones dan indeks S&P 500. Naiknya angka NFP akan menyebabkan USD menguat dan sebaliknya.

Hari ini 3 Juni jam 19:30 WIB akan dirilis data NFP AS bulan Mei 2016. Bulan April lalu NFP bertambah 160,000 job, lebih rendah dari perkiraan yang akan bertambah 203,000 job dan yang terendah sejak September 2015. Untuk bulan Mei 2016 diperkirakan NFP akan bertambah 159,000 job. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan EUR/USD melemah (USD menguat), dan jika lebih rendah dari perkiraan akan cenderung menyebabkan EUR/USD menguat (USD melemah).

Sentimen dan level-level penting
European Central Bank (ECB) sedang menjalankan program stimulus dan pekan depan akan diluncurkan program pembelian obligasi perusahaan, sementara jika bulan ini suku bunga acuan The Fed belum naik maka menurut perkiraan bulan Juli kemungkinan akan dinaikkan. Perbedaan kebijakan moneter antara kedua bank sentral tersebut menyebabkan sentimen EUR/USD terhadap rilis data ini cenderung bearish (EUR melemah).

Secara teknikal chart EUR/USD 4 hour diatas menunjukkan kecenderungan bearish (hingga jam 13:50 WIB hari ini):
1. Harga bergerak dibawah kurva resistance exponential moving average (ema) 21 dan dibawah kurva middle band indikator Bollinger Bands.
2. Indikator Parabolic SAR (parabolic Stop And Reverse) berada diatas bar candlestick, menunjukkan pergerakan harga yang masih cenderung bearish.
3. Kurva indikator MACD memotong kurva sinyal (warna merah) dan bergerak dibawahnya, serta garis histogram OSMA juga berada dibawah level 0.00.
4. Kurva indikator RSI berada dibawah center line (level 50.0).

Level pivot mingguan : 1.1154
Resistance : 1.1179 ; 1.1217 (level 50% Fibonacci retracement) ; 1.1274 ; 1.1337 ; 1.1383 ; 1.1427 (23.6% Fibonacci retracement) ; 1.1464 ; 1.1490 ; 1.1546 ; 1.1615 ; 1.1712 ; 1.1810 ; 1.1875 ; 1.2000.
Support : 1.1124 (level 61.8% Fibonacci retracement) ; 1.1070 ; 1.1008 (76.4% Fibonacci retracement) ; 1.0957 ; 1.0867 ; 1.0821 ; 1.0760 ; 1.0680 ; 1.0600 ; 1.0565 ; 1.0500.

Indikator: exponential moving average (ema) 21 ; Bollinger Bands (20,2) ; Parabolic SAR (0.02, 0.2) ; MACD (12,26,9) ; OSMA ; RSI (14).
Fibonacci retracement :
Titik swing low : 1.0821 (harga terendah 10 Maret 2016)
Titik swing high : 1.1615 (harga tertinggi 3 Mei 2016)

5 skenario pergerakan EUR/USD :
Perkiraan pasar untuk data Non Farm Payrolls AS bulan Mei 2016 : +159,000 job.
1. Jika hasil rilis sesuai perkiraan, yaitu antara +155,000 job hingga +163,000 job, maka kemungkinan EUR/USD masih akan bergerak dalam range, yaitu bergerak hingga batas resistance atau support yang terdekat dan kemungkinan untuk menembus level resistance atau support tersebut kecil.
2. Jika hasil rilis diatas perkiraan, yaitu antara +164,000 job hingga +168,000 job, maka kemungkinan EUR/USD akan merosot hingga menembus satu level support dibawahnya.
3. Jika hasil rilis jauh diatas perkiraan yaitu lebih tinggi dari +168,000 job, maka kemungkinan EUR/USD akan menembus 2 level support dibawahnya
4. Jika hasil rilis dibawah perkiraan, yaitu antara +150,000 job hingga +154,000 job, maka kemungkinan EUR/USD akan menguat dan menembus satu level resistance diatasnya.
5. Jika hasil rilis jauh dibawah perkiraan, yaitu lebih rendah dari +150,000 job, maka kemungkinan EUR/USD akan menembus 2 level resistance diatasnya.
[/sdf_text_block][sdf_image id=”sdf-element-1″ module_width=”1/1″ title=”” alt_text=”” image=”http://www.seputarforex.com/sfmateri/sf_140527_265897_EURUSDH4.png” has_retina_version=”no” top_margin=”” bottom_margin=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” image_alignment=”left” image_size=”sdf-image-md-12″ image_shape=”square” lightbox=”no” lightbox_ad=”no” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” image_hover_effect=”” image_hover_title=”” image_hover_subtitle=”” class=””][/sdf_image][/sdf_col][/sdf_hero]