Dolar AS, Euro, dan Yen mengawali pekan ini dengan permulaan yang tenang, di hari Senin (29/02) pasca pertemuan G20 di China berakhir. Para pembuat kebijakan tak menghasilkan kebijakan baru untuk mendorong pertumbuhan global, dan hal ini tak mengejutkan karena sudah banyak pihak yang memperkirakannya.

Nihilnya hasil pertemuan G20 itu membuat Dolar AS mempertahankan perolehannya yang sudah terbentuk sejak Jumat pekan lalu setelah positifnya data ekonomi AS yang menghidupkan kembali risiko kenaikan tingkat suku bunga acuan The Fed pekan ini.

USD/JPY menguat dan tak jauh di bawah level 114 yen, sedikit berubah dari posisi penutupan di sesi perdagangan New York Jumat lalu, sejak pair tersebut mendaki sebanyak 0.9 persen. Sementara itu, EUR/JPY stabil di dekat angka 124.50.

Mata uang common currency terpantau flat terhadap Dolar AS di posisi $1.0925, mendekati level rendah satu bulan di angka $1.0912 yang tersentuh di akhir pekan lalu.

Mata uang-mata uang lain juga tak banyak merespon hasil G20, seperti mata uang Australia yang mulai menuju level 0.71 per Dolar AS, memelihara penurunan 1.5 persen di akhir pekan. Sementara itu, NZD/USD berada di dekat level 0.66 setelah menderita penurunan yang tak kalah besar dengan AUD/USD tepatnya sebesar 1.4 persen.

sf_095329_TM1456714286_G20_Hangzhou Tak Ada Yang Istimewa Dari G-20, Dolar Dan Pasar Tenang