Harga Emas Tertekan, Permintaan Greenback Terus Meningkat

in Berita Pasar by heri Leave a comment
Emas Harga Emas Tertekan, Permintaan Greenback Terus Meningkat
Pergerakan mata uang di hari Senin(28/3), harga emas dan perak terpantau melemah terhadap dollar AS, ketika permintaan greenback meningkat pasca pemulihan yang terjadi di wilayah AS.

Berlangsungnya perdagangan Asia pagi ini, pasangan emas berjangka kontrak bulan Juni terpantau melemah 0.95% dengan diperdagangkan pada level $1.211.90 per troy ounce di divisi Comex, AS. Sedangkan untuk perak berjangka kontrak bulan Mei terpantau turun 0.13% di level $15.180 per troy ounce.

Permintaan greenback telah alami peningkatan sejak akhir pekan kemarin, ketika pemulihan ekonomi yang lebih baik terjadi di wilayah AS. Tanda – tanda membaiknya pertumbuhan ekonomi di wilayah AS telah diperlihatkan oleh sebuah laporan dari Biro Analis Ekonomi yang mengatakan bahwa pertumbuhan domestik bruto AS telah alami kenaikan sebesar 1.4% di kuartal empat dari hasil sebelumnya yang mencatat kenaikan 1.0%.

Sementara itu, suasana libur paskah masih menyelimuti sentimen pasar di awal pekan ini. Hal tersebut terlihat dari banyaknya beberapa bank sentral dunia yang masih libur hingga hari ini. Meski demikian, laporan belanja konsumen, pendapatan pribadi, dan penjualan rumah tertunda di wilayah AS nanti malam berpotensi memberikan gejolak pergerakan harga kembali.

Harga Emas Menguat Tipis Pagi Ini

in Berita Pasar by heri Leave a comment
31-Emas-1200x1183 Harga Emas Menguat Tipis Pagi Ini
Perdagangan bursa komoditas berjangka di hari Selasa(29/3), harga emas dan perak terpantau alami penguatan, ketika fokus pasar hari ini telah tertuju kepada laporan kepercayaan konsumen Amerika yang disusul dengan pidato Janet Yellen.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka kontrak bulan Juni telah alami kenaikan 0.03% di level $1.222.40 per troy ounce di divisi Comex, AS. Sedangkan untuk perak berjangka kontrak bulan Juni terpantau naik 0.20% dengan diperdagangkan pada level $15.240 per troy ounce.

Harga emas dan perak terpantau alami penguatan tipis, setelah harga komoditas logam berhasil ditutup menguat di sesi sebelumnya akibat tertahannya permintaan greenback. Serangkaian laporan fundamental ekonomi AS tadi malam juga terlihat belum mampu mendukung sepenuhnya penguatan bagi greenback.

Sementara itu, pergerakan pasar pada perdagangan Asia cenderung bergerak datar akibat minimnya laporan fundamental ekonomi global. Meski demikia, memasuki perdagangan Amerika malam nanti, laporan kepercayaan konsumen AS yang disertai pidato Janet Yellen dinilai akan kembali memicu gejolak pergeseran harga pasar.

Harga Emas Perpanjang Kenaikan

in Berita Pasar by heri Leave a comment
Emas Harga Emas Perpanjang Kenaikan
Emas berjangka memperpanjang keuntungan dari sesi sebelumnya dalam perdagangan Eropa pada Rabu (30/3) sore, naik ditengah investor yang melihat harapan suku bunga AS.

Divisi New York Merchantile Exchange, spot emas untuk pengiriman Juni naik 0.27% di level $1.240.80 troy ons, pergeseran datang setelah Kepala Federal Reserve Janet Yellen menekankan bahaya global untuk pertumbuhan dan inflasi, dengan demikian perlu untuk melanjutkan kehatian-hatian pada sistem pengetatan kebijakan.

Harga logam kuning yang hampir berada di level kenaikan 15% sejauh tahun ini, dipicu dari investor yang mencari aset safe haven dalam menghadapi ketidakstabilan di pasar keuangan lainnya dan sebagai kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global Tiongkok membuat Federal Reserve lebih keras untuk menaikkan suku bunga.

Pelaku pasar berfokus kepada jelang data kunci pada malam nanti, guna mengukur jika ekonomi terbesar di dunia ini cukup kuat untuk menahan lebih lanjut kenaikan tingkat tahun ini. AS akan merilis laporan ADP untuk bulan Maret di tengah-tengah proyeksi penurunan 195K dari 214K.

Pada perdagangan Comex lainnya, perak berjangka untuk pengiriman Mei naik 0.27% di level $15.380 troy ons, sedangkan tembaga mengalami penurunan -0.88% di level $2.187 troy pound.

Emas Ditutup Naik Tipis

in Berita Pasar by heri Leave a comment
Lukman-Gold-15 Emas Ditutup Naik Tipis
Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih kuat pada sesi akhir hari Kamis, karena dolar AS menunjukkan pelemahan. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik tujuh dolar AS atau 0,57 persen menjadi menetap di $1.235,60 per ounce.

Emas mendapatkan dukungan karena indeks dolar AS turun 0,24 persen menjadi 94,60. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Logam mulia mulai mendapatkan dukungan lebih lanjut ketika laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan klaim pengangguran awal naik 11.000 menjadi 276.000 pada minggu yang berakhir 26 Maret. Namun demikian, angka ini sedikit lebih buruk dari yang diperkirakan, analis mencatat bahwa klaim pengangguran tetap mendekati rekor terendah, yang merupakan tanda positif bagi perekonomian AS.

Emas mendapat hadangan untuk kenaikan lebih lanjut karena laporan yang dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan indeks bisnis barometer Chicago meningkat enam poin ke 53,6. Para analis mencatat bahwa angka tersebut jauh lebih baik dari yang diharapkan dan ada banyak pesanan baru serta pesanan yang belum dipenuhi (backlog), sementara persediaan menurun.

Emas Tertekan Data Tenaga Kerja

in Berita Pasar by heri Leave a comment
Emas Emas Tertekan Data Tenaga Kerja
Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada sesi akhir hari Jumat karena pasar ekuitas Amerika Serikat (AS) menunjukkan penguatan. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 12,1 dolar AS atau 0,98 persen menjadi menetap di 1.223,50 dolar AS per ounce. Emas berada di bawah tekanan karena indeks Dow Jones Industrial Average naik 91 poin, atau 0,52 persen, pada penutupan pasar.

Para analis mencatat bahwa ketika ekuitas mencatat kerugian, logam mulia biasanya naik karena investor mencari aman, dan sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan. Logam mulia berada di bawah tekanan besar ketika laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada Jumat menunjukkan data penggajian non-pertanian naik 215.000 pada Maret, jauh lebih baik dari perkiraan, dan tingkat partisipasi tenaga kerja naik menjadi 63 persen.

Analis mencatat bahwa meskipun tingkat pengangguran meningkat menjadi 5,0 persen, itu masih merupakan sebuah tanda penguatan dari ekonomi AS. Laporan lain yang dirilis Jumat menunjukkan sektor manufaktur berbalik menguat saat Institute for Supply Management (ISM) yang berbasis di AS mengindikasikan indeks komposit manufaktur negara itu naik menjadi 51,8, didorong oleh pesanan-pesanan baru.