in Berita Pasar by yeremia
Salah seorang anggota Komite Pembuat Kebijakan Bank Sentral Inggris (MPC), Martin Weale, menyatakan bahwa dirinya akan terkejut apabila bank sentral mengambil waktu kenaikan suku bunga sangat lama seperti yang diperkirakan oleh pasar.

Komentar Weale, dalam sebuah surat kabar lokal Inggris yang diterbitkan pada Jumat (19/02) hari ini, menambah sinyal kegelisahan yang muncul di antara para pembuat kebijakan BoE terhadap harga-harga di pasar, sehingga ada perkiraan bahwa kenaikan tingkat suku bunga acuan Inggris baru bisa dinaikkan pada pertengahan tahun 2019. Perkiraan tersebut juga diungkapkan oleh Deputi Gubernur BoE, Jon Cunliffe, sehari sebelum Weale menyatakan komentarnya.

Pasar Bisa Saja Benar
“Saya akan terkejut jika masyarakat harus menunggu selama waktu yang diproyeksikan oleh pasar saat ini … akan tetapi, mungkin pasar memang bisa saja benar,” kata Weale pada Irish News, dalam kunjungannya ke Irlandia Utara.

Para pejabat BoE terbilang jarang mengomentari ekspektasi pasar tentang suku bunga, walaupun ada pengeculaian, seperti pidato Gubernur BoE Mark Carney di Mansion House tahun 2014 saat ini mengatakan bahwa suku bunga bisa naik lebih cepat daripada perkiraan pasar. Sementara itu, Weale sendiri, yang termasuk sebagai anggota MPC terlama, akan mengakhiri jabatannya pada Juli mendatang.

Weale mengatakan bahwa inflasi masih tertekan turun karena apresiasi terhadap Poundsterling dalam beberapa tahun terakhir, walaupun mata uang Inggris tersebut telah melemah dalam beberapa bulan terakhir ini.

“Hal ini (penguatan Poundsterling) bukanlah sebuah efek yang akan berlangsung selamanya,” katanya.

Weale, satu dari dua anggota MPC (keseluruhan anggota MPC BoE adalah 9 orang) yang merekomendaksikan kenaikan suku bunga dalam beberapa tahun terakhir ini, mengatakan bahwa bank sentral harus menunggu lebih lama daripada yang diekspektasikan sebelumnya untuk membuat inflasi mencapai target 2 persen.

“Jika kita melihat inflasi, angka-angkanya sudah mendekati target namun masih di bawah target,” tambah Weale.

Ia mendeskripsikan tekanan upah sebagai pokok bahasan penting MPC, dan memnambah panjang daftar orang yang berpikir bahwa rendahnya inflasi dapat menyeret turun pertumbuhan upah. Inggris mengalami pertumbuhan upah yang lambat pada kuartal akhir 2015 meski surbvei menunjukkan data tersbeut akan segera mengalami kenaikan.

sf_103457_TM1455852873_martin_weale Suku Bunga Inggris Baru Bisa Naik Tahun 2019, Pejabat BoE Ini Resah