Sterling menyentuh level terkuatnya dalam sebulan terhadap mata uang Euro, untuk perolehan minggu kedua, seiring dengan hasil pemungutan suara sementara yang dilakukan oleh Number Cruncher Politics Referendum Forecast sebelum referendum Brexit 23 Juni mendatang, terbanyak masih menginginkan Inggris tetap menjadi anggota Uni Eropa.

Menurut Jennifer Hau, ahli strategi forex di Credit Agricole SA kepada Bloomberg, suara agar Inggris tetap bersama Uni Eropa sedikit naik. Meskipun rilis data-data yang akan datang cukup penting, namun secara umum, sentimen risiko pasar tampaknya masih akan menjadi penggerak utama bagi Sterling saat ini.

z?s=GBPUSD=X&t=7d Sterling Digerakkan Sentimen Pasar