in Berita Pasar by yeremia
Berdasarkan rilis data Markit Economics, aktivitas bisnis di sektor konstruksi di Inggris secara tak terprediksi menurun di bulan Mei, tapi masih diatas level kontraksi. Saat berita ini ditulis, pair GBP/USD diperdagangkan di kisaran level harga 1,443 per dolar AS.

Indeks PMI kontruksi negara Inggris menunjukkan perkembangan ekonomi yang dilihat dari perhitungan dalam pertumbuhan di sektor konstruksi, output, pesanan baru (new orders), level-level saham, ketenagakerjaan serta harga-harga. Data pada Markit Economics menyebutkan bahwa data PMI konstruksi bulan Mei di negara Inggris ini turun ke level 51.2 poin setelah mengalami kenaikan ke level 52 poin di bulan April lalu. Padahal rilis data PMI manufaktur Inggris hari Rabu kemarin naik tipis menjadi 50.1 dari sebelumnya 49.4.

Sementara itu, BoE dalam laporan data inflasi mengatakan, aktivitas sektor konstruksi bulan Mei di Inggris turun pada kuartal I tahun 2016, tetapi masih berada di kisaran level poin rata-rata.

Namun, para investor sepertinya masih enggan untuk merespon rilis data PMI konstruksi Inggris dan lebih berfokus pada pidato Gubernur BoE, Mark Carney karena bisa jadi pidato tersebut menyebabkan pergerakan harga cukup besar pada pair GBP/USD.

Menunggu Pidato Carney dan Rilis Data PMI Jasa Inggris
Pada hari kamis nanti malam, adapun Gubernur BoE Mark Carney yang akan dijadwalkan untuk memberikan pidatonya di Bleinheim Palave, Oxfordshire. Pidato ini merupakan pidato penting dan diperkirakan akan menyebabkan volatilitas pair GBP/USD meningkat.

Selain itu, para pelaku pasar juga tengah menanti rilis data PMI Jasa negara Inggris yang akan dirilis hari Jumat besok. Diperkirakan data PMI Jasa tersebut mengalami kenaikan menjadi 52.5 dari bulan Maret sebelumnya hanya sebesar 52.3.

c_sf_162421_TM1464859446_Carney Sterling Abaikan Data PMI Konstruksi Inggris, Menunggu Pidato Carney