in Berita Pasar by heri
ilustrasi-emas-Antam-JIBI.Liputan6 Stagnan, Harga Emas Antam Tetap di posisi Rp 566.000/Gram
Pergerakan Harga emas batangan atau Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dibuka stagnan di Rp 566.000/gram. Sementara harga pembelian kembali atau buyback dibuka naik Rp 1.000/gram. Berdasarkan situs perdagangan Logam Mulia Antam, Selasa (19/4), harga emas batangan pecahan 1 gram, hari ini dibuka stagnan di Rp 566.000/gram.

Sementara, harga buybackoleh emiten berkode ANTM dibuka naik Rp 1.000/gram menjadi Rp 520.000/gram dibandingkan posisi kemarin di Rp 519.000/gram. Berikut harga emas Antam pagi ini: 500 gram Rp 263.300.000, 250 gram Rp 131.750.000, 100 gram Rp 52.750.000, 50 gram Rp 26.400.000, 25 gram Rp 13.225.000, 10 gram Rp 5.320.000, 5 gram Rp 2.685.000, dan gram Rp 566.000.

Harga Emas turun tipis pada akhir perdagangan hari Senin, belum menembus hasil positif namun hanya manahan penurunan lebih jauh, sekalipun dolar turun, menyusul kegagalan kesepakatan produsen minyak mentah untuk membekukan produksi yang membuat harga minyak mentah jatuh. Turun tipisnya harga emas terjadi dengan pulihnya pasar saham AS dan Eropa semalam.

Selain itu, harga minyak mentah berjangka Brent turun sebanyak 7 persen dengan gagalnya kesepakatan pembekuan produksi oleh produsen OPEC dan non-OPEC pada hari Minggu ketika Arab Saudi menuntut Iran bergabung. Mereka terakhir turun 0,49 persen pada USD 42,89. Harga emas spot turun 0,12 persen pada $ 1,232.16, rebound setelah penurunan 0,5 persen pekan lalu.

Harga emas telah stabil setelah membukukan kenaikan terbesar mereka kuartalan dalam hampir 30 tahun dalam tiga bulan sampai akhir Maret dengan mundurnya harapan bahwa Federal Reserve AS akan mendorong maju dengan kenaikan suku bunga beberapa tingkat tahun ini. Sejak kenaikan suku bunga bulan Desember, The Fed telah memperlambat kecepatan yang diharapkan dari kenaikan berikutnya dalam menanggapi risiko perlambatan ekonomi global bisa lebih parah daripada yang diantisipasi.

The Fed tidak mungkin untuk menaikkan suku bunga AS akhir bulan ini, tapi tampaknya di jalur untuk setidaknya dua kenaikan selama sisa tahun ini, Presiden Fed Chicago Charles Evans mengatakan Jumat. Dolar turun 0,22 persen terhadap sekeranjang mata uang utama, sebagian besar karena penguatan yen, yang dipandang sebagai lindung nilai di masa ketidakpastian keuangan.

Aset di SPDR Gold Trust, kepemilikan emas terbesar di dunia yang didukung exchange-traded fund, naik 5,64 ton menjadi 812,46 ton pada hari Jumat, kenaikan pertama dalam seminggu. Harga emas lebih tinggi tahun ini telah terus terhambat dengan permintaan fisik di pasar utama, India dan China.

Di antara logam mulia lainnya, harga perak berjangka turun 0,6 persen pada USD 16,22 per ons, sementara harga platinum berjangka turun 1,2 persen menjadi USD 977,60 dan harga paladium berjangka turun 0,26 persen pada USD 566,75.

Diperkirakan perdagangan selanjutnya harga emas berpotensi melemah dengan potensi pulihnya pasar saham global. Namun perlu diperhatikan pergerakan dollar AS, dan harga minyak mentah, yang jika terealisir melemah, dapat membantu kenaikan harga emas. Harga emas diperkirakan akan berada dalam kisaran Support USD 1,230.00 – USD 1,228.00. Jika harga naik akan menembus kisaran Resistance USD 1,234.00 – USD 1,236.00.