in Berita Pasar by heri
IDX_LOGO Sesi Pertama: Indeks Unggulan Turun, IHSG Tertahan di Jalur Merah
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga siang ini bergerak di teritori negatif. Pada perdagangan sesi I, IHSG ditutup turun 48,140 poin (0,99%) ke 4.798,564. Sementara indeks unggulan LQ45 ditutup melemah 10,487 poin (1,25%) ke 829.226. Delapan sektor melemah, hanya 2 sektor yang menguat. Pelemahan tertinggi terjadi di sektor keuangan sebesar 1,59% disusul sektor infrastruktur dan aneka industri masing-masing 1,54% dan 1,53%. Sedangkan penguatan tertinggi terjadi di sektor industri dasar sebesar 0,16%.

Pada awal perdagangan Senin (11/4), IHSG dibuka melemah 13,35 poin (0,28%) ke 4.833,355. Sebanyak 97 saham naik, 178 saham turun, dan 78 saham stagnan. Frekuensi saham yang ditransaksikan sebanyak 116.803 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 2,063 miliar saham senilai Rp 1,999 triliun.

Beberapa saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya GGRM naik 225 poin (0,34%) ke Rp 66.225, KINO naik 165 poin (3,47%) ke Rp 4.915, PTBA naik 100 poin (1,53%) ke Rp 6.650, dan AKPI naik 100 poin (11,24%) ke Rp 990. Saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers antara lain MKPI turun 750 poin (4,11%) ke Rp 17.500, HMSP turun 575 poin (0,58%) ke Rp 98.425, AALI turun 550 poin (3,26%) ke Rp 16.300, dan UNVR turun 400 poin (0,93%) ke Rp 42.600.

Sedangkan di pasar uang, dolar AS bergerak melemah terhadap rupiah. Berdasarkan data perdaganganReuters, dolar AS siang ini bergerak di Rp 13.130 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.136. Adapun kondisi bursa saham Asia siang ini, antara lain: Indeks Nikkei 225 turun 198,74 poin (1,26%) ke 15.623,26, Indeks Hang Seng turun 7,85 poin (0,04%) ke 20.362,55, Indeks SSE Composite naik 54,45 poin (1,82%) ke 3.039,41, dan Indeks Straits Times turun 3,67 poin (0,12%) ke 2.804,85.

Sebagai informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aliran dana investor asing di sepanjang pekan lalu atau periode 4-8 April 2016 membukukan beli bersih di pasar modal Indonesia senilai Rp 1,29 triliun. Sejalan dengan aksi beli investor asing, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang periode itu (4-8 April 2016) mengalami kenaikan 0,07 persen ke posisi 4.846,70 jika dibandingkan penutupan di pekan sebelumnya yang berada di level 4.843,18.

Dengan demikian, secara tahunan, aliran dana investor asing di pasar saham Indonesia membukukan beli bersih atau “foreign net buy” dengan nilai Rp 5,40 triliun. Meningkatnya IHSG serta aliran dana investor asing yang masuk mendorong nilai kapitalisasi pasar BEI di sepanjang pekan ini meningkat menjadi Rp 5.145 triliun dari Rp 5.141 triliun dari pekan sebelumnya. Rata-rata nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia periode itu mengalami penurunan sekitar 18,84 persen menjadi Rp 5,05 triliun dari Rp 6,23 triliun di akhir pekan lalu. Rata-rata volume transaksi harian juga turun 31,91persn, sedangkan rata-rata frekuensi harian naik 7,62 persen.