in Berita Pasar by heri
35IHSG2 Sesi Pertama: IHSG Bertahan di Jalur Hijau
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I ditutup di zona hijau. Membuka perdagangan, Senin (4/4), IHSG dibuka melemah 2,162 poin (0,04%) ke 4.841,024. Sementara indeks unggulan LQ45 dibuka turun 0,15 poin (0,06%) ke 839.879.

Pelemahan tersebut tidak berlangsung lama. Hingga pukul 09.01 waktu JATS, IHSG bergerak menguat 2,348 poin (0,04%) ke 4.844,606. Pada perdagangan preopening, IHSG dibuka turun 3,039 poin (0,06%) ke 4.840,147. Sementara indeks LQ45 dibuka melemah 0,749 poin (0,09%) ke 839.547.

Tercatat, pada perdagangan sesi I, IHSG ditutup menguat 5,960 poin (0,12%) ke 4.849,146. Sementara indeks LQ45 ditutup naik 1,951 poin (0,23%) ke 842.247. Sebanyak 141 saham naik, 127 saham turun, dan 82 saham stagnan. Frekuensi saham yang ditransaksikan sebanyak 133.496 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 2,441 miliar saham senilai Rp 2,225 triliun.

Delapan sektor menguat, sementara 2 sektor lainnya melemah. Penguatan tertinggi terjadi di sektor pertambangan sebesar 1,06%, sedangkan pelemahan tertinggi terjadi di sektor agrikultur sebesar 2,40%.

Sejumlah saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya GGRM naik 1.775 poin (2,72%) ke Rp 66.975, UNVR naik 525 poin (1,22%) ke Rp 43.700, INTP naik 300 poin (1,52%) ke Rp 20.050, dan MYOR naik 275 poin (0,87%) ke Rp 31.750. Beberapa saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya HMSP turun 1.450 poin (1,46%) ke Rp 97.550, AALI turun 700 poin (3,86%) ke Rp 17.450, IIKP turun 335 poin (9,94%) ke Rp 3.035, dan ASRM turun 200 poin (6,45%) ke Rp 2.900.

Sedangkan di pasar uang, dolar AS melemah terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS siang ini bergerak di Rp 13.145, dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.146.

Sementara kondisi bursa saham Asia siang ini, antara lain: Indeks Nikkei 225 turun 95,44 poin (0,59%) ke 16.068,72, Indeks Hang Seng turun 277,78 poin (1,34%) ke 20.498,92, Indeks SSE Composite naik 5,61 poin (0,19%) ke 3.009,53, dan Indeks Straits Times naik 17,60 poin (0,58%) ke 2.834,31.

Pekan ini, lantai bursa domestik masih sepi sentimen. Sedangkan bursa global kemungkinan masih konsolidasi. Diperkirakan indeks masih cenderung flat pada level 4.750– 4.915. Akhir akhir bulan lalu, rilis laporan keuangan emiten telah keluar, tetapi tidak mampu berkontribusi signifikan terhadap kinerja IHSG. Oleh sebab itu, pelaku pasar akan menunggu rilis laporan keuangan perbankan kuartal I–2016.

Pekan ini, investor disarankan mencermati saham-saham sektor properti dan konstruksi serta saham PT Astra International Tbk (ASII). Indeks berpeluang bergerak pada kisaran 4.700-4.900. Isu terbaru soal gagasan pembekuan produksi minyak masih membayangi ekonomi global.