in Berita Pasar by yeremia
“Hasil tersebut menyoroti kuatnya performa ekspor pada sektor non-dairy,” tutur Nathan Penny, ekonom di ASB Bank di Auckland yang diwawancarai oleh Bloomberg. “Dari 10 kategori ekspor terbesar, 8 mencatatkan kenaikan pada bulan Januari 2016.”

Pemasukan New Zealand dari industri susu, yang menjadi ekspor terbesar negara tersebut, justru melorot setelah harga jeblok akibat kelebihan suplai susu global. China masih menjadi negara tujuan ekspor New Zealand dengan kenaikan 25 persen. Meski demikian, dampak penurunan tersebut telah diimbangi oleh kenaikan penjualan barang-barang lain seperti daging, buah-buahan, makanan laut, dan wine. Total ekspor tersebut menaikkan perekonomian New Zealand hingga 30 persen.

Merespon laporan tersebut, Dolar New Zealand mendaki dengan diperdagangkan di kisaran 0.6723 terhadap Dolar AS, dari 0.6699 per Dolar AS sesaat sebelum laporan diumumkan. Siang ini, NZD/USD menduduki level puncak 0.6759 yang pernah tersentuh pada tanggal 4 Februari lalu.

z?s=NZDUSD=X&t=7d Sektor Non-Dairy Justru Berkontribusi Terbanyak