[sdf_hero id=”sdf-row-1″ last=”yes”][sdf_col id=”sdf-col-1″ width=”1/1″][sdf_text_block id=”sdf-element-0″ module_width=”1/1″ top_margin=”” bottom_margin=”” text_alignment=”left” font_family=”” font_size=”” text_color=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””]Pergerakan kurs Euro sesi Eropa (06:10:35 GMT) bergerak lemah terhadap dollar AS, setelah dibuka turun pada 1.1288 di awal perdagangan (00.00 GMT), kurs Euro turun 4 pips atau 0, 01% dan nilai bergulir berada pada 1.1284.

Euro masuki sesi Eropa tidak berhasil melanjutkan kinerja awal perdagangan yang dibuka lebih tinggi setelah perdagangan sebelumnya juga dizona merah oleh sikap ECB terhadap kebijakan moneternya. Pasar kini fokus kepada sikap Fed setelah pernyataan Mario Draghi mengecewakan.

Dengan kekuatan dollar yang terus bertambah pada sesi malam oleh rilis data yang ada, pair EURUSD akan sulit untuk rebound.[/sdf_text_block][sdf_image id=”sdf-element-1″ module_width=”1/1″ title=”” alt_text=”” image=”http://vibiznews.com/wp-content/uploads/2016/04/Rekomendasi-EURUSD-22-April-2016.pdf” top_margin=”” bottom_margin=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” image_alignment=”left” image_size=”sdf-image-md-12″ image_shape=”square” lightbox=”no” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””][/sdf_image][/sdf_col][/sdf_hero]

Kategori: Berita Pasar

Tinggalkan Balasan