Analis Forex, Niels Christensen mengatakan pada Reuters bahwa kebijakan moneter RBA hari ini adalah sebuah kejutan yang membuat Dolar Australia habis terjual setelahnya. Mungkin RBA akan senang melihat bagaimana reaksi Dolar Australia hari ini. Namun menurut Christensen, perlu diingat bahwa masih ada BoJ dan ECB yang tak akan senang dengan bagaimana menggilanya penguatan Yen dan Euro hari ini.

Sedangkan analis dari Nordea Bank di Singapura, Jesper Bargmann, mengatakan bahwa dengan demikian tema USD/JPY masih akan menjadi tema utama di pasar.

Seiring dengan penguatan Yen tersebut, sebuah media Jepang melaporkan bahwa PM Jepang Shinzo Abe dan Presiden Prancis Francois Holland mengomentari pergerakan mata uang hari ini sebagai pergerakan yang kurang disukai.

z?s=EURUSD=X&t=7d RBA Senang, BoJ Dan ECB Meradang