Bank Sentral Australia (RBA) memotong suku bunganya ke level rendah baru di hari Selasa (03/05) siang ini demi mengatasi desakan kemungkinan terjadinya disinflasi yang memang tengah melanda sebagain besar negara-negara mayor di dunia.

Gubernur RBA, Glenn Stevens, dan rekan-rekannya memutuskan untuk menurunkan suku bunga sebanyak 25 basis poin menjadi 1.75 persen, sesuai dengan prediksi sebagian kecil ekonom, karena sebagian besar memperkirakan Stevens akan memilih bertahan. Hal itulah yang menyebabkan kebijakan moneter RBA ini mengejutkan.

Data pada pekan lalu memang menunjukkan terbentuknya deflasi kuartalan dalam indeks harga konsumen dan inflasi inti tahunan juga mencapai level yang terlemah. Padahal, RBA mematok target inflasi idealnya berada pada kisaran 2-3 persen.

sf_121720_263911_rba_kjbvgo RBA Potong Suku Bunga 25 Basis Poin, AUD/USD Terempas Keras