in Berita Pasar, Fundamental by yeremia
Dalam wawancaranya dengan Dow Jones/Wall Street Journal, Edwards mengatakan bahwa bank sentral tersebut akan merasa lebih nyaman jika AUD/USD berada di angka 0.6500 saja. Komentar tersebut mengingatkan pasar pada wawancara dengan Gubernur RBA, Glenn Stevens, pada bulan Desember 2014, dimana kala itu, Stevens mengatakan pada para wartawan bahwa angka 0.75 akan menjadi level yang diinginkan oleh bank sentral.

Perekonomian Australia menghadapi masalah besar sejak mengalami penurunan investasi pertambangan di tengah perekonomian global yang tidak menentu. Akan tetapi, transisi perekonomian sudah dibuat longgar oleh RBA, salah satunya adalah dengan mendepresiasi Dolar Australia dalam beberapa tahun terakhir.

Edward juga mengatakan bahwa apabila level Dolar Australia memang benar-benar disetir oleh harga komoditas, maka mata uang tersebut seharusnya ikut melemah. Dolar Australia telah terapresiasi sekitar 4 persen terhadap Dolar AS sebulan lalu karena pasar yang masih meyakini bahwa The Fed akan sulit menaikkan suku bunganya tahun ini.

z?s=AUDUSD=X&t=7d RBA Nyaman Dengan Dolar Australia Yang Lemah