[sdf_hero id=”sdf-row-1″ last=”yes”][sdf_col id=”sdf-col-1″ width=”1/1″][sdf_image id=”sdf-element-0″ module_width=”1/1″ title=”” alt_text=”” image=”https://www.ifx.web.id/wp-content/uploads/839304-120305-b-thornton.jpg” top_margin=”” bottom_margin=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” image_alignment=”left” image_size=”sdf-image-md-12″ image_shape=”square” lightbox=”no” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””][/sdf_image][sdf_text_block id=”sdf-element-1″ module_width=”1/1″ top_margin=”” bottom_margin=”” text_alignment=”left” font_family=”” font_size=”” text_color=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””]Dalam rapat kebijakan Reserve Bank of Australia di bulan Maret terdapat beberapa kesepakatan, seperti yang ditunjukkan dari data hari ini, Selasa (15/3).

Diirlis oleh RBA, inflasi akan memberikan cakupan untuk lebih jauh mengurangi jika diperlukan, sedangkan dari para anggota melihat prospek yang wajar untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Dari data sebelumnya, data menyarankan ekonomi tumbuh pada kecepatan sedang pada Q1.

Kondisi di pasar perumahan juga telah mereda, pinjaman untuk investasi telah melambat dan dari sektor tenaga kerja jelas sudah membaik, konsisten dengan pertumbuhan indikator terkemuka. Dan dari negara mitra dagang, Tiongkok meningkatnya pendapatan rumah tangga jelas positif untuk ekspor jangka panjang Australia.[/sdf_text_block][/sdf_col][/sdf_hero]

Kategori: Berita Pasar

Tinggalkan Balasan