in Berita Pasar by yeremia
Poundsterling jeblok di pembukaan sesi perdagangan Senin (22/02) pagi ini setelah Perdana Menteri Inggris, David Cameron, akhirnya memutuskan untuk segera menuntaskan masalah keanggotaan negaranya di Uni Eropa pekan lalu, dengan mengumumkan bahwa pemungutan suara akan digelar pada tanggal 23 Juni 2016 mendatang. Cameron mengatakan bahwa dirinya akan tetap mempertahankan keanggotaan Inggris di Uni Eropa, tetapi tokoh terkemuka yang se-partai justru mengambil sikap berbeda.

GBP/USD turun 0.8 persen ke angka 1.4295 dan kehilangan 0.5 persen perolehan terhadap mata uang-mata uang mayor lainnya termasuk Dolar Australia.

z?s=GBPUSD=X&t=7d Politisi Terpopuler Inggris Pro 'Brexit', Poundsterling Jeblok