in Berita Pasar by yeremia
Menteri Keuangan Jepang, Taro Aso, pada Kamis kemarin mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam kepada Menteri Keuangan AS, Jack Lew, terkait pergerakan mata uang sepihak, yakni penguatan Yen Jepang terhadap Dolar AS hingga menyentuh level terkuat 17 bulan.

Aso bertemu dengan Lew dalam ajang pertemuan para menteri keuangan dalam Rapat G-20 di Washington yang memang sudah diekspektasi akan membahas masalah kebijakan tentang tingginya mata uang sebagai agenda pertemuan.

“Saya menyampaikan (kepada Lew) bahwa volatilitas luar biasa dan pergerakan yang tak normal dalam mata uang akan memberikan dampak negatif pada perekonomian. Saya juga menunjukkan perhatian saya yang mendalam atas pergerakan satu sisi dalam pasar mata uang,” kata Aso di depan para wartawan dan dikutip oleh Reuters.

Tak ketinggalan, Gubernur BoJ, Haruhiko Kuroda, juga turut menghadiri acara ini. Begitu tiba, Kuroda langsung mengungkapkan pernyataan yang tak jauh beda dengan Aso, dengan menyebutkan bahwa penguatan Yen tahun ini adalah penguatan yang sangat berlebihan.

sf_143457_TM1460705684_g20_menkeu_as_dan_jepang Pernyataan Aso Pada Menkeu AS Tentang "Kebandelan" Yen