in Berita Pasar by lilik
893909596p PBOC gelar operasi pasar 250 miliar yuan
BEIJING. People’s Bank of China (PBOC) menyuntikkan dana lagi ke sistem finansial melalui operasi pasar. Langkah ini ditujukan untuk mencegah keringnya likuiditas musiman.

Pada hari ini, PBOC melelang repurchase agreement tujuh hari senilai 250 miliar yuan atau setara dengan US$ 38,7 miliar. Ini merupakan nilai terbesar sejak 26 Februari lalu.

Jika ditotal, nilai operasi pasar sepanjang pekan ini melalui operasi pasar mencapai 255 miliar yuan.

Penyuntikan dana segar oleh PBOC ini merefleksikan upaya PBOC untuk menahan biaya pinjaman naik terlalu tinggi. Meski demikian, pemerintah Negeri Panda masih memberikan sinyal untuk memperketat stimulus seiring dengan stabilnya perekonomian mereka.

“Sepertinya tidak ada ruang bagi bank sentral untuk memangkas rasio Giro Wajib Minimun dalam jangka pendek, mengingat kian membaiknya perekonomian dan tingginya pertumbuhan kredit,” jelas Li Liuyang, chief financial market analyst Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ (China) Ltd.

Dia menambahkan, PBOC akhirnya memilih melakukan intervensi dengan menyuntikkan dana jangka pendek untuk memenuhi permintaan musiman.

Sementara itu, sejumlah bank investasi menaikkan prediksi mereka terhadap pertumbuhan PDB China. Salah satunya adalah Goldman Sachs Group Inc.

Dalam hasil riset yang dikirimkan pekan ini, Goldman menaikkan prediksi pertumbuhan PDB China menjadi 6,6% pada tahun ini. Lebih rendah dari prediksi sebelumnya 6,4%.

Sebelumnya, UBS AG juga sudah mengerek ramalan PDB China menjadi 6,6% dari sebelumnya 6,2%.