in Berita Pasar by heri
CurrencyPuzzle1 Panduan Fundamental 16 Februari
Pada perdagangan hari ini, kondisi harga masih mengarah kepada melemahnya dollar terhadap mata uang dunia sebagai bentuk aksi ambil untung setelah indeks dollar menguat pada 2 sesi perdagangan sebelumnya.

Harga emas juga mengalami koreksi cukup dalam di sesi perdagangan kemarin dan kemungkinan bisa jatuh lagi karena factor aksi ambil untung tak bisa dihindarkan jelang FOMC minutes di Kamis dini hari nanti dengan rumors bahwa kondisi suku bunga the Fed yang akan naik terus di tahun ini dengan mengesampingkan kondisi ekonomi di Tiongkok dan zona euro tentunya.

Paling tidak harga emas bisa pullback bila kondisi harga minyak dan bursa saham serta data ekonomi AS seperti aktivitas pabrikan New York hari ini dilaporkan memburuk, sehingga potensi safe haven komoditi bangkit lagi. Sebuah harapan sesaat tentunya.

Harga minyak sendiri kenaikannya menanti keteguhan hati dari OPEC untuk segera menurunkan produksinya disertai ditundanya kenaikan produksi dari Iran pada bulan depan dan diikuti penurunan shale oil dari AS dalam waktu dekat. Sebuah harapan lagi ditengah keegoan produsen produsen minyak yang besar.

Dari sector perdagangan mata uang, data penting seperti inflasi Inggris bisa dijadikan patokan arah pergerakan indeks dollar selain dari perkembangan verbal intervensi Jepang, Uni Eropa, AS, Swiss dan Australia yang kemungkinan berlanjut hari ini dan dikemudiannya.

Bila verbal intervensi masih gencar dilakukan kemungkinan membuat mata uang dari masing masing negara akan melemah, terutama perdagangan dengan dollar, meski data data ekonominya mengalami kondisi yang positif. Sebuah langkah menabrak tradisi dari teori ekonomi dan keseimbangan mata uang yang lazim.

Namun data inflasi Inggris bisa menjadi pijakan untuk trading harian dengan perkiraan akan mengalami kenaikan berdasar dari pengamatan kami dan diperkuat dengan trend inflasi di Inggris sebelumnya. Peluang beli poundsterling memang terbuka lebar kali ini, namun tentunya bila data inflasi meburuk maka peluang sebaliknya dalam transaksi lebih besar kemungkinannya.