[sdf_hero id=”sdf-row-1″ last=”yes”][sdf_col id=”sdf-col-1″ width=”1/1″][sdf_text_block id=”sdf-element-0″ module_width=”1/1″ top_margin=”” bottom_margin=”” text_alignment=”left” font_family=”” font_size=”” text_color=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””]”Kami memperkirakan BoJ akan melonggarkan kebijakannya lagi pada hari Kamis besok – kemungkinan dengan cara ekspansi rate pembelian aset sejalan dengan pemotongan suku bunga,” kata Alex Holmes, asisten ekonom di Capital Economics Inggris kepada IB Times.

Sementara itu, Lindsey Piegza, Kepala Ekonom Stifel Nicolaus & Co. mengatakan dalam wawancara dengan Bloomberg di New York, bahwa untuk beberapa bulan ke depan, Dolar akan melanjutkan pelemahan. Kendati demikian, pergerakan itu akan sangat bergantung pada retorika yang mengarahkan pada kebijakan The Fed pada rapat FOMC bulan Juni nanti.

AUD/USD diperdagangkan melemah ke angka 0.7630 dari angka 0.7730 sebelum CPI Australia dirilis. NZD/USD melandai ke angka 0.688 menjelang kebijakan moneter RBNZ besok. Sedangkan, EUR/USD beredar di angka 1.1296 pagi ini, tak jauh dari level yang telah terbentuk awal pekan ini.
[/sdf_text_block][sdf_image id=”sdf-element-1″ module_width=”1/1″ title=”” alt_text=”” image=”http://ichart.finance.yahoo.com/z?s=USDJPY=X&t=7d” top_margin=”” bottom_margin=”” entrance_animation=”No” entrance_animation_duration=”” image_alignment=”left” image_size=”sdf-image-md-12″ image_shape=”square” lightbox=”no” link=”” link_title=”” target=”” nofollow=”no” class=””][/sdf_image][/sdf_col][/sdf_hero]