NZD/USD rupanya menanggapi komentar Menkeu New Zealand tersebut dengan penurunan 0.46 persen ke angka 0.6736, dari sebelumnya di angka 0.6774.

Sudah jamak diketahui bahwa RBNZ sedang menghadapi dilema antara pemanasan pasar perumahan dan rendahnya inflasi. Pengetatan pembatasan peminjaman hipotek dapat meredakan panas dalam pasar perumahan serta memungkinkan bank sentral untuk menggunakan kebijakan moneter demi membantu mendorong inflasi harga konsumen, yang selama ini masih jauh dari target RBNZ.

Di bulan Oktober 2013, RBNZ memperkenalkan metode pembatasan LVR, dan pada bulan Oktober 2015 RBNZ mengetatkannya, dengan harapan dapat membatasi permintaan perumahan dan inflasi harga rumah. Di sisi lain, pada bulan Maret lalu bank sentral New Zealand tersebut sudah memotong lagi suku bunganya sebanyak 25 basis poin menjadi 2.25 persen sebagai upaya untuk mendorong CPI New Zealand. Level OCR tersebut masih dipertahankan hingga bulan ini.

z?s=NZDUSD=X&t=7d NZD/USD Menurun