in Berita Pasar by yeremia
Bank Sentral Australia (RBA) mengatakan bahwa kebijakan yang “sangat akomodatif” merupakan kebijakan yang paling sesuai bagi Australia mengingat rendahnya inflasi dan mata uang yang kembali menampilkan penguatan.

Kondisi Australia saat ini terbilang kurang menguntungkan jika suku bunga tak rendah karena dapat membuat perekonomian kembali menjauhi keseimbangan setelah lepas dari sektor pertambangan.

Bank Sentral Australia (RBA), dalam notulen untuk rapat yang sudah diselenggarakan pada tanggal 5 April lalu, dimana suku bunga acuan tidak diubah dari kisaran rendah 2 persen, mencatat bahwa ekspansi perekonomian pada tahun 2015 tercapai sekitar 3 persen.

Pencapaian itu lebih baik daripada perkiraan dan sejalan dengan konsistensi pasar tenaga Australia untuk terus berkembang. Notulen itu menyebutkan juga bahwa ekonomi Australia terus tumbuh dalam laju yang moderat di awal tahun 2016.

Akan tetapi, bank sentral menegaskan dalam notulennya yang dirilis hari ini bahwa kelanjutan inflasi rendah akan menyediakan ruang lingkup untuk pelonggaran moneter lebih jauh, dan (kebijakan moneter saat ini) diharapkan dapat memberikan dukungan bagi permintaan.

sf_101900_TM1461035878_aussie_aja Notulen RBA Pertahankan Kebijakan Akomodatif, AUD/USD Naik