ilustrasi-emas-Antam-JIBI.Liputan6 Naik, Harga Emas Antam Kini di Posisi Rp 576.000/Gram
Laju harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini melesat naik mengikuti emas global yang mendapatkan keuntungan dari pelemahan dolar Amerika Serikat (USD). Saat investor masih menanti hasil pertemuan The Fed dan Bank Sentral Jepang (BOJ), emas global dapat sentimen poistif.

Berdasarkan situs Logammulia.com, Selasa (26/4) harga jual emas Antam naik Rp 11.000 menjadi Rp 576.000/gram dari sebelumnya pada level Rp 565.000/gram. Harga buyback emas Antam hari ini juga bertambah Rp 1.000 menjadi Rp 518.000/gram dari sebelumnya Rp 517.000/gram. Harga emas ukuran 2 gram dibanderol Rp 1.112.000, dengan harga per gram Rp 556.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp 1.650.000 dengan harga per gram Rp 550.000. Harga emas 4 gram senilai Rp 2.188.000 dengan harga per gram Rp 547.000.

Sedangkan harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp 2.735.000 dengan harga per gram Rp 547.000. Harga emas 10 gram dijual Rp 5.395.000, dengan harga per gram Rp 539.500. Harga emas 25 gram Rp 13.350.000 dengan harga per gram Rp 534.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp 26.550.000, dengan harga per gram Rp 531.000. Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp 52.925.000, dengan harga per gram Rp 529.250. Harga emas 250 gram mencapai Rp131.925.000, dengan harga per gram Rp 527.700, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp 263.475.000 dengan harga per gram Rp 526.950.

Sementara harga emas global dilansir Reuters hari ini terbantu pelemahan USD untuk memperpanjang keuntungan. Harga emas di pasar spot tercatat naik 0,1% menjadi USD 1.238,76 per ons pada pukul 00.51 GMT, setelah pada sesi sebelumnya mendapatkan tambahan 0,5%. Di sisi lain penguatan emas global ini lantaran USD tergelincir melawan yen pada perdagangan awal pekan kemarin untuk membuat para pelaku pasar melakukan aksi ambil untung dari reli greenback terhadap mata uang Jepang. Sedangkan USD juga melemah terhadap beberapa mata uang utama lain di tengah harapan dovish Fed.

Tercatat, harga Emas berakhir naik pada akhir perdagangan hari Senin terdukung pelemahan dolar AS dan pelemahan bursa saham global.

Dolar AS, juga pasar saham Wall Street turun karena penurunan tak terduga penjualan rumah baru AS menambah ketidakpastian investor atas prospek ekonomi AS menjelang pertemuan kebijakan bank sentral AS dan Jepang. Demikian juga bursa Asia dan bursa Eropa, berakhir di zona merah menjelang pertemuan kebijakan The Fed AS dan BOJ.

The Fed AS diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan 26-27 April, tetapi pasar akan mencermati pernyataan bank sentral AS terkait ekonomi global dan prospek kebijakan moneter. Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga, yang mengangkat biaya kesempatan memegang aset non-unggul seperti emas saat dolar AS meningkat. Harga emas spot berakhir pada USD 1,236.76 per ons, naik 0,39 persen. Sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman Juni ditutup naik 0,8 persen pada USD 1,240.20, dan terakhir diperdagangkan naik 0,71 persen pada USD 1,238.70.

Harga emas naik hampir 17 persen tahun ini karena ekspektasi kenaikan suku bunga Fed pudar, pelemahan dolar AS dan investor menunjukkan minat baru di komoditas. Para ekonom memperkirakan Fed AS akan menaikkan suku bunga pada bulan Juni dan menindaklanjuti kenaikan selanjutnya pada akhir tahun. Tapi suku bunga berjangka menunjukkan kurangnya keyakinan, menggarisbawahi kesenjangan antara pasar dan pembuat kebijakan di jalur kenaikan suku bunga.

Di antara logam mulia lainnya, harga perak berjangka, yang menyentuh tinggi 11-bulan karena rally 4,5 persen pekan lalu, naik hanya 0,59 persen di USD 17 per ons. Harga platinum berjangka naik 0,6 persen pada USD 1,017.30 dan paladium berjangka turun 0,17 persen menjadi USD 605,15. Malam nanti akan dirilis data ekonomi AS Durable Goods Orders yang diindikasikan meningkat. Jika terelisir akan menguatkan dollar AS.

Diperkirakan harga emas pada perdagangan selanjutnya berpotensi naik dengan pelemahan dollar AS. Namun malam nanti berpotensi retreat jika dollar AS terealisir menguat. Harga emas diperkirakan akan berada dalam kisaran Support USD 1,235.00 – USD 1,233.00. Jika harga naik akan menembus kisaran Resistance USD 1,239.00 – USD 1,241.00.