in Berita Pasar by heri
Lahu harga emas batangan atau Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dibuka naik Rp 5.000/gram. Sementara harga pembelian kembali atau buyback naik Rp 3.000/gram. Berdasarkan situs perdagangan Logam Mulia Antam, Selasa (12/4), harga emas batangan pecahan 1 gram, hari ini dibuka naik Rp 5.000/gram menjadi Rp 574.000/gram, dibandingkan posisi akhir kemarin di Rp 569.000/gram.

Sementara, harga buyback oleh emiten berkode ANTM naik Rp 3.000/gram menjadi Rp 524.000/gram, dibandingkan posisi kemarin di Rp 521.000/gram. Adapun harga emas Antam pagi ini, antara lain: 500 gram Rp 267.300.000, 250 gram Rp 133.750.000, 100 gram Rp 53.550.000, 50 gram Rp 26.800.000, 25 gram Rp 13.425.000, 10 gram Rp 5.400.000, 5 gram Rp 2.725.000, dan 1 gram Rp 574.000.

Tercatat, harga emas naik ke posisi tertinggi dalam hampir tiga minggu pada akhir perdagangan hari Senin, terdorong meningkatnya permintaan safe haven dan pelemahan dollar AS. Data ekonomi yang lemah dan ketidakpastian atas kebijakan moneter AS telah memberikan kontribusi peningkatan selera investor untuk aset safe haven seperti emas batangan dan aset lainnya dianggap aman, termasuk yen Jepang.

Pelemahan dollar AS juga menguatkan harga emas. Pada akhir perdagangan mata uang, indeks dollar AS melemah -0,23 persen pada 93.97. Pelemahan dollar AS memberikan dorongan kepada pembeli dengan komoditas dalam mata uang ini menjadi lebih murah untuk dibeli. Harga emas spot emas sempat mencapai USD 1,260.30 per ons pada awal perdagangan, tertinggi sejak 22 Maret sebelum turun sedikit ke USD 1,255.41, naik 1,22 persen, sebagai keuntungan terbesar harian sejak 29 Maret.

Ketua The Fed AS Janet Yellen mengatakan Kamis lalu bahwa ekonomi AS berada di jalur yang solid dan masih di jalur untuk menjamin kenaikan suku bunga lebih lanjut. Bank sentral AS menaikkan suku pada bulan Desember untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade.

Namun, Presiden Fed New York William Dudley pada hari Jumat mengatakan bank sentral harus mengambil pendekatan hati-hati untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut karena lanjutan risiko eksternal terhadap ekonomi AS, meskipun beberapa kekuatan di dalam negeri dan petunjuk terkait inflasi.

Data Jumat menunjukkan bahwa manajer hedge fund dan keuangan memotong posisi net long mereka di emas berjangka dan opsi dalam pekan sampai 5 April tapi masih tidak jauh dari tertinggi dua bulan. Aset di SPDR Gold Trust, emas terbesar di dunia yang didukung exchange-traded fund, turun 0,22 persen menjadi 817,81 ton pada hari Jumat.

Dalam logam mulia lainnya, harga perak berjangka naik 3,65 persen menjadi $ 15,94 per ons, harga platinum berjangka naik 2 persen menjadi USD 988,10 dan harga paladium naik 1,29 persen pada USD 545,60.

Diperkirakan pada perdagangan selanjutnya harga emas akan bergerak menguat dengan potensi pelemahan bursa global dan pelemahan dollar AS. Harga emas diperkirakan akan berada dalam kisaran Resistance USD 1,262.00-USD 1,264.00. Jika harga turun akan menembus kisaran Support 1,258.00 – USD 1,256.00.