Rabu, 11 Mei 2016:

Jam 04:00 WIB: Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) Financial Stability Report (Berdampak tinggi pada NZD)
Laporan ini dirilis 2 kali setahun dan berdampak tinggi karena berisi pandangan bank sentral Selandia Baru terhadap tingkat inflasi dan pertumbuhan yang akan sangat mempengaruhi keputusan untuk menentukan tingkat suku bunga pada waktu berikutnya. Hasil rilis Financial Stability Report RBNZ bisa diunduh disini.

Jam 04:05 WIB: konperensi pers gubernur RBNZ Graeme Wheeler mengenai Financial Stability Report (Berdampak tinggi pada NZD)
Gubernur Graeme Wheeler dijadwalkan mengadakan konperensi pers sehubungan dengan rilis Financial Stability Report, terutama untuk memberikan pandangan tentang tingkat pertumbuhan, inflasi dan prospek perekonomian Selandia Baru untuk 6 bulan kedepan.

Jam 07:30 WIB: indeks kepercayaan konsumen Australia versi Westpac bulan Mei 2016 (Berdampak medium pada AUD)
Data yang dirilis oleh Westpac Banking Corporation ini sering disebut juga dengan Westpac-Melbourne Institute Consumer Confidence. Hasil rilis menunjukkan persentasi perubahan dari rilis sebelumnya. Data ini dibuat berdasarkan survey terhadap 1200 konsumen mengenai tingkat kondisi perekonomian Australia yang akan datang, kondisi tenaga kerja dan iklim bisnis, dan adalah indikator awal untuk pengeluaran konsumen.

Bulan April lalu indeks kepercayaan konsumen turun 4.0% (atau -4.0%) dibandingkan bulan Maret. Persentase perubahan indeks tersebut lebih rendah dari Maret yang turun 2.2% (atau -2.2%). Untuk bulan Mei 2016 pasar tidak memberikan perkiraan, dan jika hasil rilis lebih tinggi dari persentase perubahan bulan sebelumnya (-4.0%) maka akan cenderung mendukung penguatan AUD.

Jam 08:10 WIB: testimoni gubernur RBNZ Graeme Wheeler didepan parlemen Selandia Baru di Wellington (Berdampak tinggi pada NZD)
Gubernur Graeme Wheeler dijadwalkan mengadakan testimoni didepan parlemen Selandia Baru mengenai Financial Stability Report RBNZ.

Jam 15:30 WIB: data Manufacturing Production dan Industrial Production Inggris bulan Maret 2016 (Berdampak tinggi pada GBP)
Data Manufacturing Production biasanya lebih berdampak dibandingkan Industrial Production yang dirilis pada waktu yang bersamaan. Sektor manufaktur sangat erat hubungannya dengan tenaga kerja, tingkat pendapatan dan tingkat pengeluaran konsumen. Manufacturing Production atau Factory Production adalah leading indicator bagi laju perekonomian Inggris pada umumnya dan sektor ini di Inggris mempunyai porsi sekitar 80% dari total output produksi, oleh karenanya data ini lebih berdampak.

Sektor industri mencakup pertambangan serta jenis industri lain yang non-manufaktur. Rilis data berupa persentasi perubahan dibandingkan bulan sebelumnya (month over month atau m/m) dan tahunan (year over year atau y/y) yang dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya. Yang lebih berdampak adalah data m/m.

Bulan Pebruari lalu produksi sektor manufaktur Inggris m/m turun 1.1% (atau -1.1%), lebih rendah dari perkiraan yang akan turun 0.2% dan merupakan persentase penurunan tertinggi sejak September 2015, sementara untuk basis tahunan (y/y) turun 1.8% (atau -1.8%), terendah sejak Juli 2013 akibat merosotnya produksi mesin (-10.6%), metal (-5.1%) dan produksi bahan kimia (-4.1%).

Sementara itu untuk sektor industri non-manufaktur (Industrial Production) bulan Pebruari lalu turun 0.3% (atau -0.3%), lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.1% dan juga lebih rendah dari bulan Januari yang naik 0.2% (revisi dari data sebelumnya yang naik 0.3%), sedang untuk basis tahunan (y/y) turun 0.5% (atau -0.5%), lebih rendah dari bulan sebelumnya yang naik 0.1%.

Untuk bulan Maret 2016 diperkirakan Manufacturing Production m/m akan kembali naik 0.4% dan y/y akan turun 1.9% (atau -1.9%), sementara Industrial Production m/m diperkirakan akan naik 0.7% dan y/y akan turun 0.4% (atau -0.4%). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

Jam 21:00 WIB: estimasi Gross Domestic Product (GDP) Inggris versi National Institute of Economic and Social Research (NIESR) bulan April 2016 (Berdampak medium pada GBP)
Data ini adalah prediksi GDP bulanan Inggris yang secara formal dirilis tiap kwartal. Rilis data ini kadang-kadang bisa berdampak tinggi jika jauh melebihi data sebelumnya. Bulan Maret lalu diprediksi GDP Inggris tumbuh 0.3%, lebih tinggi dari estimasi bulan Pebruari yang tumbuh 0.2% (revisi dari data sebelumnya yang tumbuh 0.3%). Untuk bulan April 2016 pasar tidak memberikan perkiraan, dan jika rilis data perkiraan lebih tinggi dari bulan sebelumnya (+0.3%), maka akan cenderung mendukung penguatan GBP.

Jam 21:30 WIB: data persediaan minyak mentah untuk industri di AS per 6 Mei 2016 (Berdampak pada USD dan CAD)
Data ini dirilis tiap minggu oleh Energy Information Administration (EIA) AS, dan disebut juga dengan Crude Stocks atau Crude Levels, yang mengukur perubahan jumlah persediaan minyak mentah (dalam satuan barrel) untuk industri di AS. Meski indikator ini dirilis oleh AS namun berdampak juga pada CAD mengingat impor sebagian minyak mentah AS berasal dari Canada.

Karena menyangkut tingkat persediaan, indikator ini juga akan mempengaruhi harga minyak di AS dan akan berdampak pada tingkat inflasi. Minggu lalu persediaan minyak mentah untuk industri bertambah sebesar 2.8 juta barrel, lebih tinggi dari perkiraan yang akan bertambah 0.6 juta barrel dan yang tertinggi dalam 3 minggu terakhir. Untuk minggu ini pasar tidak memberikan perkiraan, dan jika hasil rilis lebih tinggi dari minggu sebelumnya (+2.8 juta barrel) maka akan berdampak positif pada USD.