in Berita Pasar by heri
0 Komprehensif Komoditas, 8 April 2016
Emas dan Oil Masih Berpeluang Naik

Emas dan Perak masih bergerak stabil dan nampak berupaya menjaga ritme bullish pada sesi transaksi zona Asia hari ini, Jumat (8/04/2016) menyusul komentar yang dilontarkan oleh Ketua Bank Sentral Amerika Serikat atau Fed yaitu Jannet Yellen pada jam 04.30 WIB hari ini. Yellen kembali mengisyaratkan bahwa pihak Fed akan menerapkan pendekatan bertahap berkenaan dengan kebijakan peningkatan suku bunga

Sejatinya, sejak FOMC terakhir rapat pada medio Maret lalu, Emas sempat menggapai level terkuat per kuartal selama tiga dekade, yaitu melonjak hampir 15%, lantaran para investor mengalihkan pola investasinya menuju safe haven asset, yang disebabkan oleh kecemasn mereka terhadap perlambatan perumbuhan ekonomi Tiongkok yang berimplikasi pada skala global

Dan komentar Yellen, tidak lebih dari pengulangan dari risalah FOMC meeting minutes yang dirilis pada Kamis (7/04/2016) dini hari kemarin, yang pada intinya para perancang kebijakan moneter Fed sepakat untuk tidak tergesa berkenaan dengan prospek kenaikan suku bunga.

Di sisi lain, harga minyak dunia sempat mengalami koreksi moderat, sebelum ditutup mendekati level puncak kemarin. Millenium MT4 mencatat, harga minyak mentah sempat terseret menuju level 36.68, sebelum dipungkas pada level 37.31, setelah pada sepanjang sesi transaksi hari Rabu (6/04/2016) lalu minyak mentah tampak tampil impresif, menyusul publikasi stok minyak mentah AS yang mengalami penurunan sebanyak 4.9 juta barrel untuk akhir pekan 1 April 2016.

Pada malam ini, tepatnya jam 19.30 WIB, Presiden Fed New York, yaitu William Dudley akan berbicara di University of Bridgeport berkenaan dengan ekonomi. Jika ia menyinggung perihal prospek suku bunga AS yang harus dinaikkan sesegera mungkin, maka dolar AS punya peluang untuk sejenak lolos dari tekanan mitra karensi utama lainnya, dan pada saat bersamaan, Emas dan Perak akan meredup

Sebaliknya, pabila Dudley selaras dengan Yellen dan pihak Fed secara umum, atas prospek kenaikan suku bunga AS secara bertahap sembari menyimak perkembangan ekonomi global, maka Emas dan Perak akan menutup sesi pekan ini dengan kian kemilau, sebaliknya dolar AS akan berakhir pekan dengan performa yang kian lesu.