in Berita Pasar by yeremia
Selain itu, seiring dengan kampanye resmi pada hari Jumat lalu mengenai referendum terkait dengan keluarnya negara Inggris dari keanggotaan Uni Eropa (Brexit), pihak pro dan kontra Brexit sekarang ini sedang mencoba untuk meyakinkan masyarakat Inggris tentang manfaat dan sisi positif dari sudut pandang mereka tentang Brexit. Menteri Keuangan Inggris, George Osborne, akan menggunakan sebuah penerbitan obligasi untuk memicu ketakutan dan juga meyakinkan para pemilih untuk menolak Brexit.

Dengan demikian Osborne mencoba menjelaskan bahwa keluarnya Inggris dari Eropa akan menyebabkan kerusakan permanen pada perekonomian Inggris karena akan terjadi pelemahan pada kegiatan perdagangan dan investasi, yang akan menghasilkan penurunan pendapatan pemerintah secara signifikan serta akan menyebabkan pemangkasan anggaran belanja seperti pelayanan kesehatan atau keamanan.

Osborne menambahkan bahwa meninggalkan Uni Eropa akan membuat Inggris semakin miskin secara permanen dan masyarakat Inggris akan menderita. Pernyataan tersebut menekan Sterling lebih rendah seiring dengan ketakutan terhadap Brexit yang terus meningkat karena waktu referendum semakin dekat. Di samping itu, adapun dua pejabat the Fed regional yang nantinya akan berpidato sedangkan besok akan ada rilis data perumahan dan pada hari Rabunya kita akan melihat data dari pasar tenaga kerja Inggris.

z?s=GBPUSD=X&t=7d Ketakutan Brexit Semakin Meningkat