in Berita Pasar by yeremia
Kepercayaan Bisnis di New Zealand dilaporkan kembali terpukul bulan Maret ini walaupun perusahaan-perusahaan memprediksikan aktivitas yang lebih tinggi. Sementara itu, eskpektasi terhadap level inflasi New Zealand juga tidak berubah, masih akan berada di level rendah. Kondisi ini menjadi sinyal bagi bank sentral untu mengambil tindakan yang lebih.

Menurut Outlook Survei Bisnis ANZ, 3 persen perusahaan optimis terhadap outlook perekonomian secara umum tahun 2016 ini, angka tersbeut turun dari 7 persen suara optimis pada bulan lalu. Survei yang dilakukan terhadap 444 perusahaan di Negeri Kiwi tersebut mendapatkan hasil bahwa sebagian besar suara pesimis berasal dari sektor agrikultural, dengan persentase 45.8 persen memperkirakan kondisi bisnis akan memburuk tahun ini.

Perusahaan-perusahaan tersebut lebih yakin pada aktivitas bisnis mereka sendiri, dengan jumlah 29 persen memperkirakan pertumbuhan sekitar 26 persen pada bulan Februari dan 13 persen perkembangan profit dalam tahun ini. Akan tetapi, ekspektasi terhadap sektor ekspor menyusut 21 persen pada bulan Maret ini dibandungkan 23 persen pada bulan Februari.

“Kepercayaan bisnis masih menjadi masalah, akan tetapi perusahaan-perusahaan tersebut lebih optimis tentang outlook bisnis mereka sendiri dan hal ini justru menjadi sinyal yang lebih penting untuk arah perekonomian,” ungkap kepala Ekonom ANZ, Cameron Bagrie.

sf_100338_TM1459393404_nzd10 Kepercayaan Bisnis New Zealand Maret Menurun, NZD/USD Tergelincir