in Berita Pasar by heri
Pergerakan pasar mata uang di hari Senin(15/2), euro terpantau alami pelemahan terhadap dollar AS menjelang pernyataan Presiden Bank Sentral Eropa nanti malam.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, pasangan EURUSD terpantau melemah 0.38% dengan diperdagangkan pada level 1.1203. Sedangkan terhadap mata uang utama lainnya, dengan pasangan EURUJPY terpantau menguat 0.11% di level 127.62 dan GBPJPY menguat 0.51% di level 165.09.

Euro terpantau alami pelemahan terhadap dollar AS di awal pekan ini ketika perhatian pasar tengah menanti hasil pidato dari Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi pada pukul 21.00 waktu Jakarta. Membaiknya aktifitas perdagangan di wilayah Tiongkok juga belum mampu mendorong kembali kenaikan pada euro. Hal ini telah dipicu oleh sentimen pasar yang tengah mengantisipasi hasil laporan pertemuan kebijakan The Fed pada pekan ini.

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh CGAC menyebutkan bahwa surplus neraca perdagangan Tiongkok mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 406B di bulan Januari. Pada sektor impor Tiongkok, terpantau turun sebesar 18.8% di bulan Januari dan untuk ekspor Tiongkok telah alami penurunan 11.2% di bulan Januari.

Sementara itu, minimnya laporan fundamental ekonomi dunia hingga nanti malam cenderung membawa pergerakan pasar yang lebih tenang, mengingat pasar AS tengah libur dalam memperingati hari Presiden.