idx5-0013 Iringi Bursa Asia, IHSG Dibuka Melemah
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pagi ini bergerak di zona merah, seiring bursa saham Asia yang serempak melemah. Pada perdagangan Kamis (12/5), IHSG dibuka turun 4,23 poin (0,09%) ke 4.795,737.

Meski demikian, pelemahan IHSG tak berlangsung lama. Hingga pukul 09.02 waktu JATS, IHSG naik 2,171 poin (0,05%) ke 4.802,135. Mengakhiri perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 36,849 poin (0,77%) ke 4.799.964. Sementara indeks LQ45 ditutup naik 7,262 poin (0,89%) ke 826.716.

Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) bergerak stagnan terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS pagi ini dibuka stagnan di Rp 13.300.

Adapun, kondisi bursa saham Asia pagi ini, antara lain: Indeks Nikkei 225 turun 117,11 poin (0,71%) ke 16.461,49, Indeks Hang Seng turun 128,47 poin (0,64%) ke 19.926,82, Indeks SSE Composite turun 43,47 poin (1,53%) ke 2.792,33, dan Indeks Straits Times turun 5,47 poin (0,20%) ke 2.727,20.

Sebagai informasi, saham Mayora Indah Tbk pada akhir perdagangan sesi kedua sore ini berhasil membukukan kenaikan sebesar Rp 1.300 atau menguat 3,6 persen ke level Rp 37.300. Kenaikan ini berhasil mengantarkan saham dengan kode transaksi MYOR ini menempati posisi kedua saham paling bersinar di jajaran 10 besar top gainer saham sore ini.

Saham MYOR ditransaksikan sebanyak 11 kali dengan harga tertinggi di kisaran Rp 37.725 dan harga terendah di level Rp 36.000. Volume transaksi saham MYOR tercatat sebanyak 3.100 lot dengan nilai transaksi sebesar Rp 115 juta. Saham Mayora tercatat memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp 33,35 triliun.