Malam tadi Dolar AS terpantau melemah terhadap mata uang mayor karena para investor yang masih mengunci profit mereka dari perolehan Greenback beberapa waktu lalu, terutama perolehan terhadap Yen. Penguatan Dolar AS terhadap Yen tercipta semenjak Menkeu Jepang Taro Aso menyatakan bahwa otoritas finansial Jepang sedang bersiap untuk melakukan intervensi jika pergerakan Yen memberi dapat buruk terhadap perekonomian negara.

Dolar AS sekarang harus berjuang keras untuk mempertahankan posisinya terhadap mata uang-mata uang mayor, setelah beberapa waktu mencetak kenaikan dari level rendah satu setengah tahun, di tengah keraguan terhadap pertumbuhan global yang membuat Dolar AS terpincang-pincang.

Di hari Kamis siang ini (12/05), USD/JPY mulai menunjukkan kenaikan tipis dari posisinya yang terbentuk pasca laporan neraca berjalan Jepang pagi tadi, yakni menuju angka 108.63, dari sebelumnya di 108.40-an. Sedangkan AUD/USD diperdagangkan pada posisi 0.7338, menurun sekitar 0.12 persen dari posisi sebelumnya setelah ekspektasi inflasi MI Australia dilaporkan turun menjadi 3.2 persen dari 3.6 persen.

sf_114907_TM1463028436_dolar_tunjek Investor Kunci Profit, Dolar Masih Terhimpit