in Berita Pasar by yeremia
Emas memperpanjang perolehannya hingga sesi kedua di hari Rabu (23/03) pagi ini karena para investor yang putar balik memburu logam mulia lagi sebagai safe haven menyusul pasar ekuitas yang terjerembap lagi. Harga emas spot meningkat 0.2 persen ke harga $1,229.30 per troy ons pada pagi hari tadi, setelah menghimpun perolehan sebanyak 1.4 persen di sesi perdagangan sebelumnya.

Gagalnya Kesepakatan Pembekuan Output Minyak
Pasar ekuitas global tumbang di hari Selasa kemarin membengkokkan pemulihan yang terjadi baru-baru ini terhadap aset-aset berisiko. Penyebabnya, permohonan kesepakatan terkait pembekuan output minyak dari negara-negara produsen tampaknya tidak mendapat sambutan yang cukup baik.

Bulion terbang bersama aset-aset safe haven lainnya termasuk Yen dan Franc Swiss yang masing-masing meniti kenaikan ke level tinggi dua pekan dan tiga pekan terhadap Dolar AS di hari Selasa kemarin.

Emas telah mencetak kenaikan higga 16 persen tahun ini, menorehkan prestasi sebagai aset berperforma terbaik tahun ini, di tengah kondisi perekonomian global yang tak menentu dan aksi sell-off dalam harga saham. Para investor pun membanting setir dari investasi uang ke logam mulia.

Sementara itu, harga emas berjangka di Comex New York untuk pengiriman April mendapat perolaehan 0.43 persen ke harga 1,231 per troy ons. Harga emas berjangka meneruskan pergerakan nainya sejak kemarin setelah The Conference Board mengatakan bahwa Indeks Kepercayaan Konsumen AS untuk bulan Februari turun drastis ke angka 92.2 dari revisi 97.8 sebulan sebelumnya.

Emas juga tertolong oleh spekulasi bahwa Federal Reserve kemungkinan tidak akan menaikkan tingkat suku bunganya tahun ini setelah menaikkan suku bunga AS untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade bulan Desember lalu.

sf_121302_TM1456290758_emas_invest Investor Balik-Kucing Ke Safe-Haven, Emas Lanjutkan Bullish