Jum’at, 29 April 2016:

Hari libur bank-bank di Jepang (Showa Day)

Jam 08:00 WIB: indeks kepercayaan bisnis Selandia Baru versi ANZ bulan April 2016 (Berdampak medium pada NZD)
Indikator yang dirilis setiap bulan kecuali bulan Januari ini disebut juga dengan NBNZ Business Confidence dan dibuat berdasarkan survey terhadap sejumlah pelaku industri dan pebisnis megenai kondisi bisnis di Selandia Baru 12 bulan mendatang. Angka indeks yang positif (lebih besar dari nol) mencerminkan optimisme para pelaku bisnis, dan indeks negatif mencerminkan pesimisme.

Bulan Maret lalu indeks kepercayaan bisnis berada pada angka +3.2, lebih rendah dari Pebruari yang +7.1 dan yang terendah sejak September 2015. Untuk bulan April 2016 pasar tidak memberikan perkiraan, namun jika angka indeks lebih tinggi dari rilis terakhir (+3.2), maka NZD akan cenderung menguat.

Jam 13:00 WIB: data Retail Sales Jerman bulan Maret 2016 (Berdampak medium pada EUR)
Indikator ini mengukur persentase perubahan volume penjualan retail selama periode sebulan (month over month atau m/m) dan setahun (year over year atau y/y). Penjualan retail menunjukkan tingkat pengeluaran konsumen yang akan berdampak pada tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Data penjualan retail Jerman yang dirilis tidak termasuk produk otomotif dan yang berdampak biasanya adalah data penjualan retail m/m.

Bulan Pebruari lalu penjualan retail Jerman m/m turun 0.4% (atau -0.4%), lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.3% dan merupakan persentase penurunan tertinggi sejak Agustus 2015, sementara untuk basis tahunan (y/y) penjualan retail naik 5.4%, tertinggi sejak Agustus 2015. Untuk bulan Maret 2016 diperkirakan penjualan retail m/m akan kembali naik 0.3%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

Jam 14:00 WIB: indeks KOF Economic Barometer Swiss bulan April 2016 (Berdampak medium pada CHF)
KOF atau Konjunkturbarometer adalah indeks leading indicator yang dibuat berdasarkan 12 indikator fundamental yang berhubungan dengan tingkat kepercayaan konsumen dan investor, produksi, order barang dan perumahan. Indikator yang disebut juga indeks kepercayaan bisnis ini dibuat guna memprediksi arah perekonomian selama 6 bulan kedepan.

Bulan Maret lalu indeks KOF Economic Barometer berada pada angka 102.5272, lebih tinggi dari perkiraan 101.9 dan yang tertinggi sejak bulan Juni 2015 akibat sinyal positif dari indikator private consumption. Untuk bulan April 2016 diperkirakan indeks akan berada pada angka 102.9. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan CHF.

Jam 15:00 WIB: pidato ketua Swiss National Bank (SNB) Thomas Jordan (Berdampak tinggi pada CHF)
Thomas Jordan dijadwalkan berbicara pada acara rapat umum pemegang saham SNB di Bern, Swiss.

Jam 16:00 WIB: data Consumer Price Index (CPI) Flash Estimate kawasan Euro bulan April 2016 (Berdampak tinggi pada EUR)
CPI kawasan Euro dirilis 2 kali dalam sebulan yaitu Flash (data awal) dan final. Angka estimasi tingkat inflasi ini dirilis oleh Eurostat berdasarkan masukan data CPI awal dari 19 negara anggota kawasan Euro. Meski mungkin ada kekurangan tentang detail dari kategori barang sebagai acuannya, namun Flash Estimate akan berdampak tinggi karena merupakan data CPI kawasan Euro yang paling awal dirilis.

Rilis data berupa persentasi perubahan dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y). Ada 2 rilis, CPI inti (Core CPI) dan CPI total. CPI inti tidak memperhitungkan kategori barang makanan, minuman dan energi. Untuk kawasan Euro yang berdampak tinggi adalah CPI total y/y yang menunjukkan tingkat inflasi tahunan kawasan. Bank sentral Eropa (ECB) selalu mengacu pada CPI total y/y untuk menentukan target inflasi dan perubahan tingkat suku bunga.

Bulan Maret lalu inflasi tahunan kawasan Euro stagnan atau 0.0% (revisi dari data sebelumnya yang turun 0.1%), lebih baik dari perkiraan yang akan turun 0.1% dan bulan Pebruari yang turun 0.2% (atau -0.2%), sementara CPI inti y/y bulan Maret naik 1.0%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 0.9% dan juga lebih tinggi dari Pebruari yang naik 0.8%.

Dalam basis bulanan (m/m) inflasi kawasan Euro bulan Maret 2016 naik 1.2%, tertinggi dalam 3 tahun terakhir. Naiknya angka inflasi bulan Maret tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya harga makanan di restaurant dan café, rental, dan harga paket wisata, sementara harga gas dan bahan bakar untuk transportasi mengalami penurunan.

Diantara negara-negara yang menggunakan mata uang Euro, inflasi tertinggi bulan Maret terjadi di Belgia (+1.6%), Swedia (+1.2%) dan Malta (+1.0%), sementara inflasi terendah terjadi di Rumania (-2.4%), Siprus (-2.2%) dan Bulgaria (-1.9%). Untuk bulan April 2016 diperkirakan CPI total y/y kawasan Euro akan kembali turun 0.1% (atau -0.1%) sementara CPI inti y/y diperkirakan kembali naik 0.9%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan EUR menguat.

Jam 19:30 WIB: data Gross Domestic Product (GDP) Canada bulan Pebruari 2016 (Berdampak tinggi pada CAD)
GDP menunjukkan nilai total barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam periode waktu tertentu dan dianggap sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara. Tidak seperti negara-negara mata uang utama lainnya yang hanya merilis data GDP tiap kwartal, Canada juga merilis GDP tiap bulan dan relatif agak terlambat. Meski demikian dampak terhadap pergerakan mata uangnya cukup tinggi, terutama data GDP month over month (m/m) yaitu yang dibandingkan dengan data bulan sebelumnya.

Bulan Januari lalu GDP Canada m/m naik 0.6%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 0.3% dan merupakan angka GDP bulanan tertinggi sejak Agustus 2015, sementara untuk basis per kwartal (q/q) GDP kwartal ke 4 tahun 2015 yang dirilis tanggal 1 Maret 2016 lalu naik 0.2%, lebih rendah dari kwartal ke 3 yang naik 0.6% akibat turunnya permintaan domestik (-0.2%) dan business gross fixed capital formation (-1.7%).

Hari ini akan dirilis GDP bulan Pebruari 2016 yang diperkirakan akan turun 0.1% (atau -0.1%), sementara untuk GDP kwartal pertama tahun 2016 baru akan dirilis pada 31 Mei mendatang. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan CAD menguat.

Jam 19:30 WIB: data Personal Spending dan Personal Income di AS bulan Maret 2016 (Berdampak medium pada USD)
Indikator ini mengukur persentase perubahan pengeluaran konsumen di AS selama periode sebulan. Disebut juga dengan Consumer Spending atau Personal Consumption Expenditures. Indikator ini penting sebagai pelengkap prediksi data inflasi, meski dampaknya tidak begitu tinggi karena data Retail Sales yang juga mencerminkan pengeluaran konsumen telah dirilis sebelumnya. Selain untuk memprediksi tingkat inflasi, pengeluaran konsumen juga mencerminkan daya beli yang merupakan indikator ekonomi penting.

Bulan Pebruari lalu pengeluaran konsumen naik 0.1%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.2% dan sama dengan bulan Januari yang juga naik 0.1%, sementara Personal Income bulan Pebruari naik 0.2%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 0.1% tetapi merupakan persentase kenaikan terendah sejak September 2015. Naiknya pengeluaran konsumen tersebut tampak dari pembelian produk-produk tahan lama (durable goods) yang naik 0.1% dan jasa yang naik 0.4%. Untuk bulan Maret 2016 diperkirakan Personal Spending akan kembali naik 0.2% dan Personal Income akan naik 0.3%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

Jam 21:00 WIB: indeks kepercayaan konsumen AS versi University of Michigan (UoM) bulan April 2016 (Final) (Berdampak medium-tinggi pada USD)
Data yang dirilis oleh University of Michigan (UoM) setiap bulan pada Jum’at terakhir ini mengukur kepercayaan konsumen terhadap kondisi bisnis dan keuangan di AS. Indeks kepercayaan konsumen UoM adalah salah satu yang selalu diperhatikan investor disamping indeks Conference Board (CB) Consumer Confidence.

Data ini dibuat berdasarkan survey terhadap 500 konsumen mengenai kondisi perekonomian AS saat sekarang dan waktu yang akan datang. Angka indeks ini dirilis dalam 2 versi dengan selang waktu 2 minggu, yaitu Preliminary dan Final atau revised. Indeks Preliminary dirilis lebih awal sehingga cenderung lebih berdampak, namun jika pada rilis selanjutnya terjadi revisi yang jauh dari perkiraan maka akan berdampak tinggi juga.

Indeks preliminary bulan April 2016 yang dirilis pada 15 April lalu menunjukkan angka 89.7, lebih rendah dari perkiraan 91.7 dan yang terendah sejak September 2015 akibat turunnya indeks consumer expectations dari 81.5 ke 79.6 dan indeks current economic conditions yang turun dari 105.6 ke 105.4. Untuk indeks final bulan April 2016 diperkirakan akan naik ke angka 90.3. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.