bursa1-3-1200x1200 Indeks Unggulan Masih Melambat, IHSG Lanjutkan Pelemahan
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan mengawali perdagangan pagi ini. Pada awal perdagangan Selasa (22/3), IHSG dibuka terkoreksi 9,988 poin (0,20%) ke 4.875,175. Sementara indeks unggulan LQ45 dibuka melemah 2,297 poin (0,27%) ke 849.074.

Pada perdagangan preopening, IHSG dibuka turun 14,268 poin (0,29%) ke 4.870,895. Sementara indeks LQ45 dibuka melemah 3,515 poin (0,41%) ke 849.074. Menutup perdagangan kemarin, IHSG ditutup terkoreksi 0,545 poin (0,01%) ke 4.885,163. Sementara indeks LQ45 ditutup menguat 0,487 poin (0,06%) ke 852.589.

Sementara di pasar uang, dolar AS bergerak menguat terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS pagi ini bergerak di Rp 13.166, dibandingkan posisi kemarin sore di Rp 13.143.

Sedangkan kondisi bursa saham Asia pagi ini, antara lain: Indeks Nikkei 225 naik 327,70 poin (1,96%) ke 17.052,51, Indeks Hang Seng naik 12,52 poin (0,06%) ke 20.684,15, Indeks SSE Composite turun 8,73 poin (0,29%) ke 3.010,07, dan Indeks Straits Times naik 12,54 poin (0,44%) ke 2.893,04.

Menko Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, Paket Kebijakan Ekonomi XI akan digulirkan, pada pekan ini. Saat ini Paket Kebijakan Ekonomi XI sudah rampung dan akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ada tiga hal pokok yang akan disampaikan pada Paket Kebijakan Ekonomi XI, salah satu di antaranya adalah masalah logistik. Sejak September 2015, pemerintah menggulirkan paket deregulasi di bidang ekonomi untuk mendorong arus masuk investasi ke dalam negeri.