in Berita Pasar by lilik
kospi1 Indeks Kopsi 29 April Tergerus Pelemahan Wall Street Dan Produksi Indusrtri
Pada awal perdagangan bursa saham Korea Selatan akhir pekan Jumat (29/04) indeks Kospi bergerak negatif, terpantau turun -13,48 poin, atau -0,67 persen, pada 1987.45. Pelemahan indeks Kospi terpicu pelemahan bursa Wall Street dan merosotnya produksi insustri Korea Selatan.

Lihat : Bursa Seoul 28 April Berakhir Turun Merespon Keputusan BOJ

Bursa Saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis, karena anjloknya saham Apple dan melambatnya pertumbuhan ekonomi AS kuartal pertama 2016 ini. Indeks Dow Jones Industrial ditutup turun 1,17 persen, di 17,830.76, dengan penurunan saham Apple. Indeks S & P 500 ditutup turun 0,92 persen, ke 2,075.81, dengan sektor teknologi informasi memimpin sembilan sektor yang lebih rendah . Indeks Nasdaq ditutup turun 1,19 persen, pada 4,805.29.

Lihat : Bursa Wall Street Berakhir Tertekan Pelemahan Saham Apple Dan Pertumbuhan Ekonomi

Produksi industri Korea Selatan turun dari tahun sebelumnya pada bulan Maret, sebuah laporan pemerintah Korea Selatan menunjukkan pada hari Jumat (29/04).

Produksi di industri pertambangan, manufaktur, gas dan listrik turun 1,5 persen bulan lalu dari tahun lalu, menurut Statistik Korea. Dari bulan sebelumnya, produksi industri mundur 2,2 persen.

Lihat : Produksi Industri Korea Selatan Maret Merosot

Pada awal perdagangan pagi ini saham-saham kapital besar yang turun adalah saham Samsung yang turun -2,7%, saham Shinhan Financial turun -2,24%, saham LG Chem turun -1,98%, saham Kia Motors turun -3,63%, saham SK Hynix turun -3,6%.

Sementara untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -1,50 poin atau -0,61% pada 244.95, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 246.45.

Analyst memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya hari ini indeks Kospi berpotensi melemah terbatas dengan kehati-hatian investor jelang pertemuan The Fed AS. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 242.32-239.13 dan kisaran Resistance 248.32-251.38.