in Berita Pasar by heri
35IHSG2 IHSG Lanjutkan Penguatan
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. Pada awal perdagangan, Rabu (30/3), IHSG dibuka menguat 15,86 poin (0,33%) ke 4.797,154.

Pada akhir perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 7,671 poin (0,16%) ke 4.781,297. Sementara indeks LQ45 ditutup menguat 1,772 poin (0,21%) ke 829.315. Sementara di pasar uang, dolar AS melemah terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS pagi ini dibuka di Rp 13.325, dibandingkan posisi sore kemarin di Rp 13.385.

Sedangkan kondisi bursa saham Asia pagi ini, antara lain: Indeks Nikkei 225 turun 41,18 poin (0,28%) ke 17.056,02, Indeks hang Seng naik 309,92 poin (1,52%) ke 20.676,22, Indeks SSE Composite naik 51,94 poin (1,78%) ke 2.971,39, dan Indeks Straits Times naik 46,32 poin (1,64%) ke 2.865,84.

Koreksi masih melanda saham sektoral yang sensitif interest rate menyusul pelemahan lanjutan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di Rp13395 atau melemah 0,4% terimbas tren penguatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia menyusul spekulasi pasar atas kenaikan lanjutan tingkat bunga Fed Fund Rate (FFR). Harga minyak juga turut melemah menyusul penguatan dolar AS berakibat koreksi atas saham tambang pada perdagangan kemarin.

Sementara bursa global tadi malam merespon positif pernyataan gubernur The Fed Janet Yellen di depan klub ekonom New York yang mengindikasikan The Fed akan berhati-hati menyesuaikan tingkat bunga FFR. Yellen masih mengkhawatirkan perlambatan ekonomi global akan berdampak pada target pertumbuhan ekonomi negara adidaya tersebut. Pasar saham bereaksi positif atas pernyataan Yellen tersebut. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street masing-masing menguat 0,56% dan 0,88% tutup di 17633,11 dan 2055,01. Indeks Nasdaq menguat 1,7% di 4846,62. Di kawasan Euro indeks Eurostoxx naik 0,61% di 3004,87. Sedangkan harga minyak mentah tadi malam di AS turun 2,3% di USD38,49/barel setelah Iran diperkirakan tidak akan menahan produksinya.

Rendahnya resiko pasar global setelah adanya indikasi The Fed tidak akan menaikkan tingkat bunganya bulan depan akan mempengaruhi perdagangan saham hari ini. Dolar AS yang kembali melemah akan berdampak positif bagi pergerakan nilai tukar rupiah. IHSG pada perdagangan menjelang akhir Maret akan berpeluang bergerak di teritori positif dengan support diperkirakan di 4850 dan resisten akan menguji 4810.