in Berita Pasar by yeremia
Ketua The Fed pada hari Jumat lalu mengatakan bahwa kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang akan menjadi kebijakan yang sesuai, terutama jika perekonomian dan pasar tenaga kerja terus meningkat. Dukungan kenaikan suku bunga dari Yellen ini memenuhi apa yang dicari oleh pasar mata uang untuk makin memantapkan posisi bull Dolar yang sebelumnya juga sudah terdukung oleh data indikator ekonomi AS yang meningkat dan komentar dari sejumlah pejabat The Fed lainnya.

Selain suara hawkish dari Yellen, perkembangan politik di Tokyo juga tampak mendukung Dolar terhadap Yen. PM Jepang saat ini, Shinzo Abe, berencana untuk menunda kenaikan pajak penjualan selama dua setengah tahun, demikian yang diungkapkan oleh seorang pejabat pemerintah yang dikutip oleh Reuters. Jepang juga tampak sedang menghimpun anggaran pelengkap untuk mendorong ekonomi Jepang, dengan tindakan yang diharapkan akan disusul dengan pelonggaran moneter lebih jauh oleh Bank Sentral Jepang.

Menurut Masafumi Yamamoto, Ahli Strategi Mata Uang di Mizuho Securities di Tokyo, kebijakan fiskal memang positif untuk yen. Namun apabila stimulus diiringi dengan pelonggaran moneter tambahan, maka hal itu akan menjadi faktor pelemah yen. Selain itu, potensi penurunan peringkat kredit juga akan memperlemah yen, sehingga secara umum pergerakan yen akan lemah, kata Yamamoto pada Reuters.

z?s=USDJPY=X&t=7d Hawkish-nya Yellen Dan Politik Jepang