in Berita Pasar by yeremia
Harga minyak pada awal perdagangan hari Senin ini (22/2) nampak mulai bergerak stabil setelah naik-turun bak roller coaster sepanjang pekan lalu. Namun demikian, analis mengungkapkan bahwa berlanjutnya oversupply di pasar minyak membuat kondisi pasar komoditas ini tetap lemah.

Harga minyak mentah berjangka WTI untuk pengiriman April saat ini diperdagangkan pada kisaran $32.10 setelah sempat terperosok di akhir pekan. Sementara minyak mentah Brent untuk periode pengiriman yang sama diperdagangkan di sekitar $33.25.

Meskipun nampak sudah terjadi gain, tetapi analis meyakini kondisi pasar masih lemah akibat kelebihan pasokan. Stock minyak Amerika Serikat dilaporkan mencapai rekor level tinggi 504.1 juta barel oleh EIA pada hari Kamis, sementara kesepakatan pembekuan produksi antara Rusia dan beberapa negara OPEC diperkirakan takkan menimbulkan perubahan signifikan.

Salah satu trader minyak mengatakan pada Reuters, “Stok minyak mentah di AS berada pada rekor tinggi, dan produksi juga berada atau dekat dengan rekor (tinggi) dan tetap jauh diatas permintaan harian, jadi membekukan produksi pada level saat ini tidak akan mengurangi luapan pasokan, tetapi justru akan menambah (luapan pasokan) lebih lanjut.”

Produksi minyak saat ini 1-2 juta barel lebih tinggi dibanding permintaan setiap harinya, sehingga harga minyak mentah pun jatuh hingga sekitar 70 persen sejak pertengahan tahun 2014.

Analis juga mengatakan bahwa sejumlah produsen minyak menampilkan komitmen yang kecil pada kesepakatan Rusia-Saudi di Doha untuk membekukan produksi pada level Januari. Iran telah menunjukkan ketertarikan minim untuk mengekang produksinya sendiri, karena ia baru saja diperbolehkan kembali ke pasar minyak dunia pada bulan Januari setelah bertahun-tahun dihambat oleh sanksi terkait nuklir.

Analis dari bank ANZ mengatakan, kurangnya komitmen dari beberapa anggota OPEC terhadap pembekuan produksi masih menjadi isu utama dalam jangka pendek. Sementara analis pasar Reuters, Wang Tao, memprediksi harga minyak mentah WTI bisa jatuh ke bawah $28 per barel berdasarkan data chart teknikal.

c_sf_095221_260494_oil-price-cartoon Harga Minyak Mulai Stabil Selagi Oversupply Berlanjut