Emas Harga Emas Tergerus
Emas terhanyut sedikit lebih rendah di sesi Asia pada Selasa (22/3) pagi. Didorong dari pembuat kebijakan Fed yang mentakan akan menaikkan suku bunga pada bulan depan.

Divisi New York Merchantile Exchange, spot meas untuk pengiriman April turun 0.025 di level $1.244.60 troy ons, Presiden Fed Atlanta pada hari Selasa mengatakan, bahwa meskipun risiko ke arah downside telah muncul sejak awal tahun, namun ekonomi AS terus tumbuh seperti yang diharapkan. “Kesimpulannya segala sesuatu yang telah terjadi sejak awal tahun melalui pertemuan FOMC Maret telah ada perkembangan,” katanya dalam sebuah acara di Georgia.

Dirinya menambahkan kalau kuncinya ialah ekonomi terus tampil secara substansial di jalur yang diharapkan ketika dirinya ikut dalam voting untuk menaikkan suku bunga bersejarah di bulan Desember. Tadi malam, emas berjangka sudah turun lebih rendah dalam perdagangan sebelum sambutan dari para pembuat kebijakan The Fed.

Presiden Fed Richmond Jeffrey Lacker mengatakan bahwa inflasi AS kemungkinan akan datang cepat tahun mendatang dan bergerak ke arah targe Fed sebesar 2% setelah harga minyak naik. Overall, meskipun kerugian baru-baru ini, logam kuning yang hampir naik sebesar 16% di awal tahun ini, emas menjadi aset safe havens dalam pilihan investor ditengah ketidakstabilan pasar keuangan lainnya dan juga sebagai kekhawatiran atas perlambatan ekonomi Tiongkok.

Pada perdagangan Comex lainnya, spot perak -0.27% ke level $15.810 troy ons, dan tembaga berjangka juga ikut turun -0.31% di level $2.280 troy pound.