in Berita Pasar by yeremia
Harga emas hari Selasa (12/04) masih stabil di level tinggi pada awal sesi perdagangan Asia seiring dengan para investor yang masih menanti kejelasan pada outlook kenaikan suku bunga AS. Pada pembukaan sesi Asia pagi ini, harga emas XAU/USD diperdagangkan di kisaran level harga 1,255 dolar AS.

Sementara itu, emas futures untuk pengiriman bulan Juni naik sedikit ke 0.03 persen menjadi 1,258 dolar AS per troy ounce dan harga perak futures untuk pengiriman bulan Mei adalah 15.930 dolar As per troy ounce, turun 0.29 persen. Sedangkan harga tembaga futures untuk pengiriman bulan Mei mengalami kenaikan sebesar 0.05 persen menjadi 2,084 per pound.

Pada hari Senin kemarin, emas menanjak ke level tertingginya dalam tiga pekan seiring dengan perkiraan bahwa the Fed tidak akan menaikkan suku bunga AS yang membuat permintaan investor terhadap logam mulia emas meningkat. Disamping itu, dolar AS telah melemah terhadap mata uang yen karena ada pandangan bahwa the Fed masih tetap akan menimbang dengan seksama untuk menaikkan suku bunga tahun ini ditengah-tengah keprihatinan terhadap outlook untuk ekonomi global.

Jika ada kenaikan suku bunga oleh the Fed, maka hal tersebut akan mendorong dolar AS dan membuatnya lebih menarik bagi investor. Akan tetapi kenaikan suku bunga akan membebani emas dan tentu saja akan membuat harga logam mulia ini menjadi jauh lebih mahal bagi pemegang mata uang lain selain dolar AS.

Sejauh ini, harga emas telah mengalami kenaikan mencapai 18 persen di tahun 2016 seiring dengan ketakutan pelaku pasar yang timbul dari turunnya pasar saham dan mata uang di Tiongkok yang signifikan serta kecemasan terhadap sektor perbankan Eropa yang kemudian menyokong minat investor pada bullion dan aset safe haven lainnya, termasuk yen.

sf_102700_262821_Emas%20di%20level%20tinggi Harga Emas Stabil Di Level Tinggi