Gold-Invest-in-hand Harga Emas Naik
Emas di perdagangkan naik di awal pekan, Senin (16/5) siang. Ditengah para investor yang berfokus pada indikasi pada prospek kenaikan suku bunga the Fed.

Divisi New York Merchantile Exchange, spot emas untuk pengiriman Juni naik 0.59% di level $1.280.30 troy ons, holdings melonjak ditengah kekhawatiran tentang dampak negatif suku bunga di Eropa dan Jepang, dan the Federal Reserve.

Kepemilikan dana asing yang diperdagangkan telah memperoleh 25 persen sejak turun rendah pada tanggal 6 Januari lalu. Dinukil dari data Bloomberg, emas sudah mencapai 1,822.3 ton metrik, sejak Januari 2013. Dalam dua minggu harga kehilangan 1,6 persen, ETF membengkak 63,2 ton, naik setiap hari.

Emas merupakan logam utama yang berperforma terbaik ditahun ini setelah perak, di tengah meningkatnya keprihatinan atas efektifitas pembuatan kebijakan oleh bank sentral di dunia, dan apakah the Fed akan dapat mengencangkan kebijakan moneter lebih lanjut. Permintaan melonjak ke tingkat tertinggi di kuartal pertama, menurut Dewan emas dunia.

Setelah the Fed menaikkan suku bunga pada bulan Desember, investor memiliki kembali scaling harapan lebih lanjut di tengah kekhawatiran tentang kekuatan pemulihan AS. Kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan depan hanya 4 persen, turun dari 75 persen di awal tahun ini, menurut data Bloomberg.

Pada perdagangan Comex lainnya, spot perak untuk naik 1.16% di level $17.330 troy ons, dan tembaga juga naik 0.43% di level $2.089 troy pound.