31-Emas-1200x1183 Harga Emas Meredup
Harga emas di awal perdagangan Asia tampak menurun, logam mulia terus merosot pasca dari pejabat FOMC yang mengatakan suku bunga mungkin bisa naik bulan depan. Rabu (23/3).

Divisi New York Merchantile Exchange, spot emas untuk pengiriman April turun -0.21% di level $1.245.80 troy ons, Di hari sebelumnya logam mulia sempat naik terkait dengan sentimen risiko setelah pemboman maut di Belgia. Bom Belgia yang terjadi Bandara hall Brussels pada Selasa pagi, menewaskan setidaknya 26 orang dan melukai 35 orang lain dan menyusul ledakan kedua yang menghantam sebuah metro stasiun di ibukota tak lama setelah itu.

Ledakan-ledakan di bandara dan metro stasiun terjadi empat hari setelah penangkapan tersangka dalam serangan militan November di Paris yang membunuh 130 orang tersebut.

Dari bank sentral AS, Presiden Fed San Francisco John Williams dan Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart mengatakan dalam laporan terpisah bahwa kenaikan suku bunga bisa datang awal bulan depan. “Kami memiliki ruang untuk melihat bagaimana inflasi dan tenaga kerja,” Evans mengatakan dalam sebuah pidato di Chicago.

Menurut Lockhart yang tidak mendapat jatah suara dalam FOMC tahun ini, menilai bahwa perekonomian AS saat ini sudah cukup. Sebanding dengan John Williams yang juga tidak mendapat jatah suara.Pada perdagangan Comex lainnya turun -0.47% di level $15.810 troy ons, dan tembaga juga turun -0.17% di level 2.288 troy pound.