Gold-Invest-in-hand Harga Emas Menanjak
Emas berlanjut naik tinggi setelah kehilangan lebih dari 1 persen dalam sesi sebelumnya, logam mulia berada di jalur untuk penurunan mingguan terbesar sejak Maret lalu dipicu dai penguatan dollar AS. Jumat (13/5)

Divisi New York Merchantile Exchange, spot emas untuk pengiriman Juni naik 0.34% di level $1.275.60 troy ons. Greenback mendapat dorongan tadi malam setelah Presiden Federal Reserve Boston, Eric Rosengren mengatakan Fed harus menaikkan suku bunga jika kuatnya pasar tenaga kerja dan data outlook inflasi pada kuartal kedua.

Emas telah memperoleh kenaikan lebih dari 19 persen pada tahun 2016 setelah serangkaian data ekonomi yang lemah berkurang di Amerika Serikat. Mencerminkan optimisme berkelanjutan terhadap logam mulia. Kepemilikan emas SPDR Trust, di dunia terbesar naik di level 27.17 juta ons pada hari kemarin, tertinggi sejak November 2013.

Data AS nanti malam juga ditunggu oleh para investor, retail sales yang diperkirakan akan mengalami kestabilan di level -0.3% sama dari bulan sebelumnya, dan core retail sales naik di level 0.6% dari bulan sebelumnya 0.2%. Pada perdagangan Comex lainnya, spot perak juga naik 0.27% di level $17.150 troy ons, dan tembaga naik 0.22% di level $2.079 troy pound.