in Berita Pasar by yeremia
Harga emas melandai di sesi perdagangan Asia hari Selasa ini (19/04) akibat adanya pernyataan hawkish dari Presiden the Fed Boston dan anggota FOMC, Eric Rosengren di acara American Savings Foundation. Dia menyatakan bahwa pasar saat ini terlalu pesimis mengenai kenaikan suku bunga the Fed yang akan terjadi.

Sementara itu,saat berita ini ditulis, harga emas XAU/USD diperdagangkan di kisaran level harga 1,229 dolar AS dan emas untuk pengiriman bulan Juni pada Comex, New York Mercantile Exchange turun sebesar 0.40 persen menjadi 1,230 dolar AS. Sedangkan perak futures untuk pengiriman bulan Mei menjadi 16.195 dolar AS, mengalami penurunan sebesar 0.036 persen dan tembaga futures untuk pengiriman bulan Mei naik 0.14 persen menjadi 2,167 dolar AS per pound.

Pidato Eric Rosengren
Pada hari Senin kemarin, Rosengren menuturkan, kenaikan suku bunga harus segera dilakukan dan langkah menaikkan suku bunga tersebut sudah sangat tepat karena ia tidak melihat resiko-resiko yang terlalu tinggi. Selain itu, Rosengren juga berpendapatan bahwa outlook terhadap perekonomian juga terlalu pesimis karena FOMC terlalu banyak menanti dan tidak segera menaikkan suku bunganya.

Salah satu anggota FOMC ini juga menambahkan, the Fed harus menaikkan suku bunga secepatnya karena jika FOMC terlalu lama menunggu dan tidak segera memutuskan untuk menaikkan suku bunga maka ia akan terus menyuarakan pandangan hawkishnya seperti beberapa pejabat the Fed lain.

Disamping itu, volatilitas harga emas menjadi sangat lemah dengan pergerakan harga yang rendah dalam tiga sesi yang berbeda.Hal tersebut bisa terjadi karena indikasi kuat terhadap perbaikan dalam pertumbuhan ekonomi di Tiongkok dan global. Meskipun volatilitas logam mulia ini rendah, harga emas masih bisa mengalami peningkatan sebesar 16 persen sejak awal tahun ini dan merupakan salah satu harga terkuatnya dalam lebih dari satu dekade.

c_sf_093837_263107_EmasMelandai Harga Emas Melandai, Fokus Pada Kenaikan Suku Bunga The Fed