Harga emas menyelinap di Asia pada hari Rabu (23/3) siang, terkait dengan sentimen risiko setelah pemboman maut di Belgia.

Divisi New York Merchantile Exchange, spot emas untuk turun 0.99% di level $1,236.10 troy ons. Tadi malam, emas berjangka rally di perdagangan Amerika Utara serangkaian ledakan di bandara Brussels memicu gelombang untuk aset safe haven.

Dari bank sentral AS, Presiden Fed San Francisco John Williams dan Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart mengatakan dalam laporan terpisah bahwa kenaikan suku bunga bisa datang awal bulan depan. “Kami memiliki ruang untuk melihat bagaimana inflasi dan tenaga kerja,” Evans mengatakan dalam sebuah pidato di Chicago.

Menurut Lockhart yang tidak mendapat jatah suara dalam FOMC tahun ini, menilai bahwa perekonomian AS saat ini sudah cukup. Sebanding dengan John Williams yang juga tidak mendapat jatah suara. Pada perdagangan Comex, perak turun -0.79% di level $15.760 troy ons, dan tembaga juga turun -0.48% di level 2.281 troy pound.